Connect With Us

Bocah SMP Dinikahkan Karena Terlambat Pulang

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 18 September 2020 | 11:51

Sepasang bocah SMP dinikahkan karena terlambat pulang. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Media sosial dihebohkan dengan kisah pernikahan sepasang remaja di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), yakni anak laki-laki berinisial S, 15, dan perempuan berinisial NH, 12.

Pasalnya, kedua remaja yang masih duduk di bangku SMP ini dinikahkan karena terlambat pulang ke rumah usai pergi bersama.

Orang tua NH tidak bisa menerima anaknya pulang terlambat setelah bepergian dengan S seharian. Jika mau diterima lagi, NH diharuskan menikah dengan S.

Akhirnya sepasang remaja yang masing-masing dari Desa Pengenjek dan Desa Bonjeruk, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah itu menikah pada Sabtu (12/9/2020) lalu.

Kepala Dusun (Kadus) Montong, Desa Pengenjek Ehsan membenarkan cerita itu. Awalnya kedua sejoli ini pergi berdua pada siang hari dan pulang sekitar pukul 18.30 WITA.

S sempat mengantar NH pulang ke rumahnya. Tapi orang tua NH tidak menerima dengan alasan anaknya pasti akan kembali juga, karena keduanya saling mencintai.

Ehsan sempat menyarankan agar kedua anak ini tak langsung dinikahkan, tapi dipisahkan dulu karena masih anak di bawah umur.

"Tapi orang tua NH tetap ngotot. Setelah empat hari saya datangi Kadus asal NH ini dan kadus di sana juga menyampaikan agar nikah di bawah tangan saja," kata Ehsan seperti dilansir dari Detikcom, Jumat (18/9/2020).

Karena tidak ada titik temu saat itu, Ehsan sebagai Kadus sempat menghilang dan tidak mengurus lagi, dengan tujuan agar pernikahan di bawah umur itu tidak terjadi.

Namun ternyata kakak dari S pergi ke rumah keluarga mempelai perempuan dan sepakat untuk menikahkan kedua anak itu.

"Saya juga tidak hadir saat pernikahan berlangsung. Padahal saya sudah berusaha semaksimal mungkin agar tidak terjadi," jelasnya.

Sementara S mengaku NH merupakan cinta pertamanya. Dia mengaku juga pernikahan itu didasari keinginannya.

"Tapi saya juga mau menikah dan tidak ada paksaan dari orang lain dengan mas kawin Rp2 juta," terangnya. (RAZ/RAC)

BANTEN
Update Klasemen Sementara POPDA XII Banten 2026, Kota Tangerang Kantongi 65 Medali Emas

Update Klasemen Sementara POPDA XII Banten 2026, Kota Tangerang Kantongi 65 Medali Emas

Selasa, 16 Juni 2026 | 07:13

Kontingen Kota Tangerang masih kokoh di puncak klasemen sementara Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII Banten 2026 yang berlangsung di Kota Cilegon.

NASIONAL
Penerima MBG Bakal Dipersempit, Siswa SMA Mampu Tak Lagi Dapat Jatah

Penerima MBG Bakal Dipersempit, Siswa SMA Mampu Tak Lagi Dapat Jatah

Selasa, 16 Juni 2026 | 07:22

Badan Gizi Nasional (BGN) berencana melakukan penyesuaian atau refocusing program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 2027. Salah satu yang akan dikaji adalah penerima manfaat agar program tersebut lebih tepat sasaran.

PROPERTI
The Floritz Gallery Jadi Peluang Bisnis Menjanjikan di Asthara Skyfront City

The Floritz Gallery Jadi Peluang Bisnis Menjanjikan di Asthara Skyfront City

Kamis, 11 Juni 2026 | 19:47

Asthara Skyfront City membuka peluang bisnis baru bagi investor dan pelaku usaha melalui peluncuran The Floritz Gallery.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill