Connect With Us

Ingat! Pada Jam Ini KRL Tidak Berhenti di Tanah Abang

Redaksi | Senin, 3 Mei 2021 | 09:42

Stasiun Tanah Abang. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Warga Tangerang yang hendak ke Tanah Abang, Jakarta Pusat dengan kereta rel listrik (KRL) hendaknya memperhatikan ketentuan baru. Pasalnya, mulai hari ini KRL tidak akan berhenti di Stasiun Tanah Abang pada pukul 15.00 hingga 19.00 WIB.

 

Kebijakan baru ini berlaku setelah imbas kerumunan yang hendak membeli baju Lebaran di Pasar Tanah Abang pada akhir pekan kemarin.

 

"Mulai hari Senin 3 Mei 2021 Stasiun Tanah Abang tidak melayani pengguna keluar/masuk stasiun pada pukul 15.00-19.00," kata Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo, seperti dilansir dari Detikcom, Senin  (3/5/2021).

Adapun pelayanan penumpang dari Rangkasbitung, Parung Panjang hingga Serpong, hanya sampai di Stasiun Palmerah. Kemudian untuk penumpang dari arah Bogor, Depok, Nambo-Angke hingga Jatinegara PP tidak akan melayani naik turun penumpang dari Stasiun Tanah Abang.

 

Aturan ini tidak diterapkan permanen, namun akan dievaluasi di kemudian hari. Dishub DKI Jakarta akan menyesuaikan dengan data dan respons pengguna setiap harinya.

 

VP Corporate Communications PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Anne Purba menjelaskan perihal penyesuaian perjalanan KRL yang tidak lagi berhenti di Stasiun Tanah Abang pada pukul 15.00-19.00 WIB.

 

Hal itu karenakan KCI mencatat adanya peningkatan pengguna KRL. Tercatat pada Sabtu (1/5/2021), situasi Stasiun Tanah Abang ramai didatangi para pengguna KRL musiman yang hendak menuju dan dari Pasar Tanah Abang. Lalu keramaian ini berlanjut pada pada Minggu (2/5/2021).

 

“KAI Commuter mencatat penguna KRL yang masuk di Stasiun Tanah Abang untuk mengggunakan KRL hingga pukul 17.00 WIB tercatat 37.349 pengguna," kata Anne Purba, Minggu (2/5/2021).

 

Karerna itu, kebijakan ini diterapkan untuk menekan laju penyebaran COVID-19. Sebab, kepadatan penumpang di Stasiun Tanah Abang menjelang masa larangan mudik Lebaran tahun ini terus meningkat.

 

"Sebagai antisipasi penyebaran COVID-19 dari adanya kepadatan di kawasan Tanah Abang menjelang masa larangan mudik dan libur Hari Raya Idul Fitri, mulai Senin 3 Mei 2021 Stasiun Tanah Abang tidak melayani naik turun pengguna KRL pada pukul 15.00-19.00 WIB," katanya.

KOTA TANGERANG
Jawab Kebutuhan Listrik Besar untuk AI dan Pusat Data, Wärtsilä Unjuk Teknologi Pembangkit Modular di Enlit Asia ICE BSD

Jawab Kebutuhan Listrik Besar untuk AI dan Pusat Data, Wärtsilä Unjuk Teknologi Pembangkit Modular di Enlit Asia ICE BSD

Rabu, 23 September 2026 | 19:38

Indonesia kini memasuki fase baru dalam transisi energi yang didorong oleh pesatnya ekspansi energi terbarukan serta peningkatan permintaan listrik dari sektor industrialisasi, elektrifikasi, dan perkembangan pusat data berbasis kecerdasan buatan

BISNIS
PT Selaras Jaya Sakti Gathering Bersama Konsumen, Perkuat Akses Cat dan Coating Anti Karat Industri di Banten

PT Selaras Jaya Sakti Gathering Bersama Konsumen, Perkuat Akses Cat dan Coating Anti Karat Industri di Banten

Kamis, 17 September 2026 | 16:01

PT Selaras Jaya Sakti, distributor resmi produk marine coating dan protective coating dari merek International Paint (AkzoNobel), memperkuat jaringan bisnis dan kedekatan dengan mitra industri di wilayah Banten.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Awas! Emosi Meledak Bisa Picu Serangan Jantung Mendadak, Simak Penjelasan Dokter Spesialis

Awas! Emosi Meledak Bisa Picu Serangan Jantung Mendadak, Simak Penjelasan Dokter Spesialis

Rabu, 23 September 2026 | 20:12

Marah hebat, stres berat, hingga kecemasan berlebihan sering kali dianggap sebatas persoalan emosional atau psikologis biasa.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill