Connect With Us

Jadwal Pemilu 2024 Belum Ada Kejelasan

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 30 November 2021 | 08:31

Ilustrasi pemilu. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Indonesia akan kembali menggelar Pemilihan umum (Pemilu) pada 2024. Namun hingga kini belum ada kejelasan terkait jadwal pelaksanaannya.

Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia, mengatakan informasi mengenai jadwal pelaksanaan pemilu sudah santer terdengar. Tapi kebenarannya belum bisa dipastikan.

"Sekarang juga sudah mulai ada rumor-rumor, ada yang bilang pemerintah sepakat 21 Februari, ada yang bilang dimajukan," ujarnya seperti dilansir dari Suara, Selasa 30 November 2021.

Karena itu, Ahmad Doli mengaku akan berkomunikasi dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian untuk menanyakan jadwal pemilu.

"Tentu dalam 1-2 hari ini, saya akan komunikasi dengan mendagri menanyakan apakah kita bisa melaksanakan raker (rapat kerja) lagi," kata Doli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Doli mengatakan, sebelumnya Mendagri meminta adanya konsolidasi terlebih dahulu antar stakeholder terkait pemilu.

Pemerintah kala itu juga disarankan membangun komunikasi dengan para partai politik.

"Nah sampai sejauh ini, kami belum mendapatkan informasi apakah itu sudah selesai atau belum. Jadi kami menunggu sebetulnya dari pemerintah dalam hal ini menteri dalam negeri," ungkapnya.

Jika nantinya sudah ada hasil dari konsolidasi antar stakeholder tersebut, maka rapat kerja penetapan jadwal Pemilu 2024 bisa saja langsung digelar.

Menurutnya, hal itu supaya jelas agar tidak ada lagi rumor berkembang soal jadwal Pemilu 2024.

"Supaya kita punya cukup waktu untuk mengambil keputusan, karena kalaupun kita mau ambil 21 Februari, kan antara 21 februari dan 15 mei, itu tetap mulai tahapannya di pertengahan 2022, jadi masih ada waktu lah," tandasnya.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

PROPERTI
Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Kamis, 5 Februari 2026 | 07:29

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) menyepakati penjajakan awal kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur-Barat rute Kembangan- Balaraja dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).

TANGSEL
Warga Tangsel Rata-rata Lulus SMA, Jadi Partisipasi Tertinggi di Banten

Warga Tangsel Rata-rata Lulus SMA, Jadi Partisipasi Tertinggi di Banten

Kamis, 5 Februari 2026 | 21:01

Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) menempatkan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sebagai wilayah dengan angka partisipasi pendidikan tertinggi di Provinsi Banten.

BANTEN
Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:12

Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill