Connect With Us

Dijadikan Standar Baru, AP II Kini Rapat di Metaverse

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 6 Februari 2022 | 11:41

Metaverse teknologi digital. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-PT Angkasa Pura II, pengelola 20 bandara di Indonesia, sejak 2016 hingga kini secara konsisten menumbuhkan budaya digital di internal perusahaan, maupun stakeholder yang berhubungan langsung dengan perseroan.

President Director of AP II Muhammad Awaluddin mengatakan perusahaan harus mampu merespons perkembangan teknologi yang semakin cepat dan pesat. 

Di era teknologi ini, AP II sebagai perusahaan di bidang pelayanan publik secara konsisten melakukan digitalisasi di seluruh aspek, untuk dapat mengikuti perkembangan dunia dan mengakomodir kebutuhan masyarakat.

“Digitalisasi juga meningkatkan efisiensi dan optimalisasi sehingga kinerja perusahaan secara keseluruhan semakin baik dari tahun ke tahun,” ujarnya, Minggu 6 Ferbuari 2022.

Pada 2022, AP II turut mengadopsi teknologi yang mendukung pemanfaatan Metaverse, yang secara singkat dapat diartikan sebagai dunia digital yang mempertemukan setiap orang untuk saling berinteraksi dekat, meksipun secara fisik tidak berada di satu lokasi.

Pemanfaatan Metaverse secara global dalam waktu dekat diproyeksikan semakin luas, di mana perusahaan kelas dunia sudah mulai fokus pada bidang ini.

Adapun bagi AP II, setelah memanfaatkan metaverseMdalam kegiatan internal yakni Rapat Pimpinan Kuartal I/2022 pada 31 Januari 2022, perseroan kembali memanfaatkan tekonolgi virtual tersebut dalam pertemuan yang digelar dengan Telkom University (Tel-U).

Pada 4 Februari 2022, AP II dan Telkom University melakukan Rapat Pengampuan secara virtual di Metaverse. Rapat Pengampuan ini dalam rangka AP II diminta menjadi narasumber guna memberi masukan untuk kurikulum ke depan pada program pascasarjana Telkom University.

“Pemanfaatan Metaverse dalam rapat formal ini menandakan AP II selaku pengelola bandara yang terus memperkuat transformasi digital dan Telkom University yang merupakan salah satu kampus terbaik di bidang teknologi, telah mampu merespons perkembangan teknologi dunia,” ujar Awaluddin. 

Rapat Pengampuan AP II - Telkom University melalui Metaverse ini dihadiri oleh President Director AP II Muhammad Awaluddin yang secara fisik berada di Jakarta, serta jajaran Telkom University yang berada di Bandung antara lain Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Telkom University Dr. Ratri Wahyuningtyas, dan Ketua Program Studi Magister Manajemen Tel-U Siska Noviaristanti.

Secara fisik peserta rapat berada di dua kota yakni Jakarta dan Bandung, di mana kemudian disatukan di satu lokasi di dunia digital dengan masing-masing peserta rapat memiliki avatar.

“Dengan Metaverse membuat rapat berlangsung sangat cair dan peserta merasa sangat dekat, meski secara fisik berada di kota yang berbeda. Dan, pemanfaatan metaverse untuk rapat ini sangat relevan di tengah pandemi COVID-19,” ujar Awaluddin. 

Muhammad Awaluddin di dalam rapat virtual ini menyampaikan strategi bagi operator bandara untuk merespons tantangan yang ada di industri kebandarudaraan saat ini dan akan datang. 

“Model bisnis di sektor kebandarudaraan harus berevolusi dan beradaptasi guna memastikan pertumbuhan lalu lintas penerbangan dan peningkatan aktivitas komersial."

Lebih lanjut, kolaborasi dan sinergitas menjadi aspek penting bagi pengelola bandara. Melalui sinergitas, pengelola bandara dapat melakukan monetisasi aset eksisting, melakukan investasi baru untuk pembangunan infrastruktur, dan pemanfaatan aset lama untuk membangun aset baru sehingga aset perusahaan menjadi lebih banyak. 

Rapat Pengampuan memanfaatkan metaverse yang dilakukan AP II dan Telkom University ini digelar dalam waktu sekitar 1,5 jam, di mana juga disaksikan sejumlah mahasiswa melalui platfom zoom.

Jajaran Telkom University sangat antusias melakukan Rapat Pengampuan secara virtual melalui metaverse.

“Terima kasih kepada AP II yang telah hadir untuk menjadi narasumber memberi masukan untuk kurikulum ke depan, dan juga menginisiasikan rapat memanfaatkan metaverse,” jelas Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Telkom University Dr. Ratri Wahyuningtyas.

Ketua Program Studi Magister Manajemen Tel-U Siska Noviaristanti mengatakan pandangan dari AP II sebagai salah satu pelaku industri diperlukan untuk memberi masukan terkait kurikulum ke depannya.

Di dalam menggelar rapat dengan memanfaatkan metaverse ini, perlengkapan yang diperlukan antara lain Virtual Reality (VR) Set, platform, dan tentunya jaringan internet.

HIBURAN
VIVERE Hotel Hadirkan Kreasi Pastry dan Cheesecake dari Jebolan MasterChef Indonesia 

VIVERE Hotel Hadirkan Kreasi Pastry dan Cheesecake dari Jebolan MasterChef Indonesia 

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:34

Cita rasa yang familiar dari makanan lokal kembali diolah dalam bentuk berbeda melalui kolaborasi VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated bersama Chef Agnesia Cahaya, MasterChef Indonesia Season 10.

NASIONAL
PLN Dukung PSEL Kota Bekasi, Sampah Ditargetkan Diolah Jadi Listrik untuk 55 Ribu Rumah

PLN Dukung PSEL Kota Bekasi, Sampah Ditargetkan Diolah Jadi Listrik untuk 55 Ribu Rumah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 14:13

PT PLN (Persero) mendukung pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota Bekasi. Hal tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Sponsors Agreement dan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBL)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill