Connect With Us

Masinton Sebut Luhut Sumber Wacana Presiden Tiga Periode, Didesak Mundur

Tim TangerangNews.com | Selasa, 12 April 2022 | 10:47

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dan Presiden Joko Widodo. (@TangerangNews / Dok. Sindo)

TANGERANGNEWS.com–Politisi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu menyebut Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan merupakan sumber wacana presiden tiga periode. Anggota DPR RI Fraksi PDIP itu meminta Luhut bersikap kesatria dan mundur dari jabatannya.

Masinton menyatakan hal tersebut, Senin 11 April 2022, seperti dilansir dari Kompas TV, terkait dengan aksi unjuk rasa mahasiswa BEM SI yang menolak wacana penundaan Pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden.

Menurut Masinton, penggalangan wacara presiden tiga periode bermuara pada nama Luhut Binsar Panjaitan. “Beberapa ketua umum partai juga bicara, artinya bahwa penggalangan dukungan tiga periode mengangkangi konstitusi. Elite-elite tua, serakah, dan rakus ini, yang harus dihentikan,” ujarnya.

“Semua kan sudah bicara, yang bicara itu semua baik oleh ketua umum partai, ketua umum APDESI, semuanya mengarah pada satu Menko, Luhut Binsar Panjaitan,” lanjut Masinton.

Anggota Komisi XI DPR RI itu juga menyatakan, seharusnya Luhut tampil ke publik dan bertanggung jawab atas kegaduhan yang terjadi soal wacana presiden tiga periode.

Masinton pun menyebut bahwa keserakahan harus dilawan, dan meminta Luhut bersikap kesatria, yakni dengan cara mengundurkan diri. 

“Keserakahan ini yang harus kita lawan. Ke mana itu orang? Kenapa bukan Menko itu yang menyampaikan? Kenapa dia tak berani tampakkan hidung? Harusnya bersikap kesatria, mundur dari semua jabatannya,” tutur Masinton menegaskan.

BANTEN
Ekonomi Banten Sepanjang 2025 Menguat, Konsumsi dan Investasi Jadi Motor Utama

Ekonomi Banten Sepanjang 2025 Menguat, Konsumsi dan Investasi Jadi Motor Utama

Kamis, 12 Februari 2026 | 22:03

Kinerja ekonomi Provinsi Banten sepanjang 2025 menunjukkan penguatan yang signifikan. Kekuatan ditopang oleh konsumsi rumah tangga dan investasi yang tetap terjaga.

OPINI
Ironi BPJS PBI: Melayani Setengah Hati

Ironi BPJS PBI: Melayani Setengah Hati

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:49

Bayangkan! Kita sedang menunggu antrian panjang untuk berobat, tetapi begitu sampai di meja pendaftaran, petugas pendaftaran mengatakan bahwa kartu BPJS PBI kita sudah tidak aktif, sehingga tidak bisa digunakan lagi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill