Fenomena Sarjana Pengangguran
Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:50
Lagu lama berulang kembali, pengangguran dari gelar sarjana semakin banyak. Realitasnya gelar sarjana ternyata bukan jaminan seseorang akan terhindar dari ancaman pengangguran.
TANGERANGNEWS.com–Dosen Universitas Indonesia (UI) Ade Armando yang menjadi korban penganiayaan saat aksi unjuk rasa mahasiswa BEM SI di DPR RI Senayan, Jakarta, Senin 1 April 2022, dirawat di Rumah Sakit Siloam Semanggi.
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran menjenguk Ade Armando pada Selasa siang 12 April 2022. Fadil menyebutkan saat ini kondisi Ade Armando sudah semakin membaik. "Baik-baik saja, semakin baik. Kondisinya semakin membaik," ucap Fadil di depan RS Siloam Semanggi, seperti dikutip dari CNNIndonesia.
Sebelumnya, Ade Armando yang juga pegiat media sosial dipukuli sekelompok orang ketika mengunjungi aksi yang digelar mahasiswa di depan gedung DPR, Senin kemarin. Ia menjadi bulan-bulanan massa dihajar hingga babak belur setelah sempat cekcok dengan sejumlah orang.
Fadil Imran menyebutkan kondisi Ade Armando memprihatinkan setelah insiden itu. Ade mengalami luka di kepala dan harus menjalani perawatan serius. Terkini, Ade Armando disebut mengalami pendarahan otak bagian belakang akibat peristiwa tersebut. Hari ini dia bakal menjalani sejumlah pemeriksaan seperti CT Scan dan THT.
Lagu lama berulang kembali, pengangguran dari gelar sarjana semakin banyak. Realitasnya gelar sarjana ternyata bukan jaminan seseorang akan terhindar dari ancaman pengangguran.
TODAY TAGMenyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) tidak hanya mempercantik kawasan terminal dengan ribuan ornamen merah putih, tetapi juga menghadirkan berbagai aktivasi interaktif
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews