Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com–Dosen Universitas Indonesia (UI) Ade Armando yang menjadi korban penganiayaan saat aksi unjuk rasa mahasiswa BEM SI di DPR RI Senayan, Jakarta, Senin 1 April 2022, dirawat di Rumah Sakit Siloam Semanggi.
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran menjenguk Ade Armando pada Selasa siang 12 April 2022. Fadil menyebutkan saat ini kondisi Ade Armando sudah semakin membaik. "Baik-baik saja, semakin baik. Kondisinya semakin membaik," ucap Fadil di depan RS Siloam Semanggi, seperti dikutip dari CNNIndonesia.
Sebelumnya, Ade Armando yang juga pegiat media sosial dipukuli sekelompok orang ketika mengunjungi aksi yang digelar mahasiswa di depan gedung DPR, Senin kemarin. Ia menjadi bulan-bulanan massa dihajar hingga babak belur setelah sempat cekcok dengan sejumlah orang.
Fadil Imran menyebutkan kondisi Ade Armando memprihatinkan setelah insiden itu. Ade mengalami luka di kepala dan harus menjalani perawatan serius. Terkini, Ade Armando disebut mengalami pendarahan otak bagian belakang akibat peristiwa tersebut. Hari ini dia bakal menjalani sejumlah pemeriksaan seperti CT Scan dan THT.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGRekening Bank Mandiri milik Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botok diblokir menjelang rencana aksi warga Pati di depan Gedung DPR RI pada Kamis 27 Agustus 2026, mendatang.
Sebanyak 25 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) secara resmi menyelesaikan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews