Connect With Us

Kapolda Metro Jenguk Ade Armando, Begini Kondisinya

Tim TangerangNews.com | Selasa, 12 April 2022 | 14:54

Ade Armando menjalani perawatan di rumah sakit. (@TangerangNews / Dok. Istimewa)

TANGERANGNEWS.com–Dosen Universitas Indonesia (UI) Ade Armando yang menjadi korban penganiayaan saat aksi unjuk rasa mahasiswa BEM SI di DPR RI Senayan, Jakarta, Senin 1 April 2022, dirawat di Rumah Sakit Siloam Semanggi.

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran menjenguk Ade Armando pada Selasa siang 12 April 2022. Fadil menyebutkan saat ini kondisi Ade Armando sudah semakin membaik. "Baik-baik saja, semakin baik. Kondisinya semakin membaik," ucap Fadil di depan RS Siloam Semanggi, seperti dikutip dari CNNIndonesia.

Sebelumnya, Ade Armando yang juga pegiat media sosial dipukuli sekelompok orang ketika mengunjungi aksi yang digelar mahasiswa di depan gedung DPR, Senin kemarin. Ia menjadi bulan-bulanan massa dihajar hingga babak belur setelah sempat cekcok dengan sejumlah orang.

Fadil Imran menyebutkan kondisi Ade Armando memprihatinkan setelah insiden itu. Ade mengalami luka di kepala dan harus menjalani perawatan serius. Terkini, Ade Armando disebut mengalami pendarahan otak bagian belakang akibat peristiwa tersebut. Hari ini dia bakal menjalani sejumlah pemeriksaan seperti CT Scan dan THT.

KAB. TANGERANG
Pelaku Mutilasi di Pasar Kemis Divonis Seumur Hidup, Freezer untuk Simpan Mayat Dimusnahkan Kejari

Pelaku Mutilasi di Pasar Kemis Divonis Seumur Hidup, Freezer untuk Simpan Mayat Dimusnahkan Kejari

Kamis, 5 Februari 2026 | 21:51

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang memusnahkan barang bukti berupa Freezer yang digunakan pelaku mutilasi untuk menyimpan mayat korban.

BISNIS
JNE Tangerang Borong 10 Unit Mobil Listrik Wuling Mitra EV untuk Efesiensi

JNE Tangerang Borong 10 Unit Mobil Listrik Wuling Mitra EV untuk Efesiensi

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:26

Langkah besar menuju logistik ramah lingkungan resmi diambil oleh JNE Tangerang di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill