Connect With Us

Giliran Pria 'Berjas Almamater' Pengeroyok Ade Armando Ditangkap Polisi

Tim TangerangNews.com | Kamis, 14 April 2022 | 15:32

Abdul Latip, salah satu tersangka pengeroyok Ade Armando. (@TangerangNews / Dok. Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Polisi kembali menangkap satu buron pengeroyok dosen Universitas Indonesia dan pegiat media sosial Ade Armando, bernama Abdul Latip setelah sehari sebelumnya menangkap Dhia Ul Haq. 

Penangkapan tersebut diungkapkan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Zulpan kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis 14 April 2022. "Kemarin kita tangkap Dhia Ul Haq. Hari ini kami menangkap satu lagi atas nama Abdul Latip," kata Zulpan.

Dengan ditangkapnya Abdul Latip, kini total ada empat tersangka pengeroyok Ade Armando sudah ditangkap. Keempat tersangka itu adalah Komarudin, Muhammad Bagja, Dhia Ul Haq, dan Abdul Latip.

Tim gabungan Subdit Jatanras dan Subdit Resmo Ditreskrimum Polda Metro Jaya di bawah pimpinan AKBP Awaludin Amin dan AKBP Handik Zusen menangkap Abdul Latip yang teridentifikasi sebagai pria yang memakai jas mirip almamater dalam aksi demo mahasiswa BEM SI di depan gedung DPR/MPR Jakarta pada Senin 11 April lalu.

Diketahui, Abdul Latip adalah warga Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dan bukan seorang mahasiswa. Seperti dilansir dari Detik, Camat Tegalbuleud Antono menyebut Abdul Latip bukan mahasiswa. 

Abdul Latip tiba-tiba saja muncul di tengah massa aksi demo dan ikut mengeroyok Ade Armando. "Dia bukan mahasiswa, namun memang pernah ikut pesantren di daerah Jampang Kulon," kata Antono.

Kapolsek Tegalbuleud AKP Deni Miharja mengatakan, Abdul Latip pamit kepada orang tuanya untuk pergi bekerja ke Jakarta, jauh hari sebelum demo 11 April 2022. Abdul Latip pergi ke Jakarta tidak sendirian bersama beberapa temannya naik motor. "Dia berangkat dengan menggunakan sepeda motor ke Surade. Kemudian dari Surade langsung ke Jakarta beserta rekan-rekannya," kata Deni.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

BANTEN
Sukses Jalankan Program Desa Berdaya, PLN UID Banten Borong Dua Penghargaan Platinum La Tofi 2026 

Sukses Jalankan Program Desa Berdaya, PLN UID Banten Borong Dua Penghargaan Platinum La Tofi 2026 

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 07:04

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten kembali menorehkan prestasi dengan meraih dua predikat Platinum Alignment pada ajang La Tofi 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill