Connect With Us

Kata Kunci Anak Belum Siap Viral di Twitter, Warganet Soroti Budaya Pernikahan Dini

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 22 Februari 2023 | 13:13

Tangkapan layar video dari dr. Amira Abdat, SpOG di akun TikTok pribadinya @dokteramiraobgyn, tengah menangani kasus anak usia 12 tahun hamil 8 bulan telah ditonton sebanyak 6,3 juta kali (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Kata kunci "Anak Belum Siap" menjadi trending topics di Twitter dengan jumlah 3.672 tweets hari ini, Rabu 22 Februari 2023.

Hal ini bermula dari utas Twitter yang diunggah oleh akun @archa_bella pada Selasa 21 Februari 2023, lalu.

Utas tersebut diawali dengan unggahan video yang memperlihatkan kasus kehamilan dini seorang anak berusia 12 tahun atau kelas 6 jenjang Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Fakfak, Papua Barat.

Dalam video tersebut, seorang dokter Obstetri dan Ginekologi (Obgyn) dr. Amira Abdat, SpOG, tengah menangani anak bernasib malang yang telah memasuki usia kandungan 8 bulan tersebut sembari memberikan edukasi.

"Umur 12 tahun, hamil pertama jelas ini kehamilan yang sangat amat berisiko. Jadi, anak ini harus diawasi ketat, karena kehamilan seorang perempuan umur di bawah 20 tahun akan sangat berisiko tinggi," ujar dokter Amira dalam video.

Dokter Amira menyebut, risiko tersebut berupa kelahiran yang penuh dengan komplikasi, baik kepada si ibu maupun anak, dan komplikasi lainnya pasca persalinan.

"Orang tua harus mendampingi. Pendampingan sangat diperlukan untuk psikologis atau mental anak yang dalam kondisi seperti ini, dukungan keluarga sangat penting," imbuhnya.

Akun @archa_bella yang diketahui merupakan seorang penulis blog dan influencer, melalui utasnya merasa khawatir terhadap masa depan anak tersebut, ia pun menyoroti budaya menikahkan anak usia dini yang sudah terlanjur berkembang di masyarakat.

"Perlu edukasi utk orang tua yang mengawinkan anak2nya diusia dini pdhl Anak Belum Siap. #BeriAnakWaktu," cuitnya.

Ia pun menyinggung perihal dispensasi nikah yang sempat ramai dibicarakan beberapa waktu lalu di sejumlah wilayah.

"Hampir serentak terjadi di Pacitan,Indramayu & daerah lainnya. Alasannya kebanyakan karena hamil diluar nikah! #BeriAnakWaktu," katanya.

Menurutnya, pernikahan usia dini bukan pilihan yang tepat. Terlebih, ada hukum yang secara ketat telah mengatur hal tersebut, yakni UU No 16 tahun 2019 terkait 'Perkawinan hanya diizinkan apabila pria dan wanita sudah mencapai umur 19 (sembilan belas) tahun'. 

"Perkawinan anak bisa menimbulkan masalah2 baru. Salah satunya rawan KDRT yg disebabkan mental Anak Belum Siap menerima tekanan shg mudah utk terjadi perceraian," tuturnya.

Sebagai informasi, sebanyak 86 pemohon dispensasi nikah sepanjang 2022 dicatat oleh Pengadilan Agama Tangerang dengan dominasi dari pengajuan atas faktor hamil di luar nikah.

Humas Pengadilan Agama Tangerang Badruddin mengatakan, tercatat dari 86 perkara yang diajukan, 72 perkara dikabulkan, sedangkan 16 perkara gugur dan dicabut.

“Persentasenya (alasan hamil di luar nikah) sekitar 60-80 persen, dominan memang karena ada insiden. Faktor lain adalah orangtua khawatir ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi pada anaknya karena pacaran,” jelasnya seperti dikutip dari republika.co.id, Rabu 18 Januari 2023, silam.

BANTEN
Awal Zulhijah 1447 H Dipantau di 88 Titik, Pantai Anyer Jadi Lokasi Rukyatul Hilal di Banten

Awal Zulhijah 1447 H Dipantau di 88 Titik, Pantai Anyer Jadi Lokasi Rukyatul Hilal di Banten

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:08

Kementerian Agama RI akan melakukan pemantauan hilal awal Zulhijah 1447 Hijriah di 88 titik yang tersebar di seluruh Indonesia pada 17 Mei 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

BANDARA
InJourney Airports Sebut Petugas Kargo Curi Tas Ekspor Bukan Karyawan Bandara Soetta

InJourney Airports Sebut Petugas Kargo Curi Tas Ekspor Bukan Karyawan Bandara Soetta

Jumat, 15 Mei 2026 | 17:06

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memberikan klarifikasi terkait oknum petugas kargo Bandara Soekarno-Hatta yang diduga melakukan tindak pidana pencurian ratusan tas ekspor Lululemon dengan kerugian senilai Rp1 miliar.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill