KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com- Beredar video di media sosial yang memperlihatkan seorang pria paruh baya kepergok mengintip.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @memomedsos, terlihat seorang pria paruh baya mengenakan kaos kuning naik ke atas atap rumah yang diduga hendak mengintip.
Mendapati kejadian tersebut, perekam video bersama rekannya kemudian meneriaki pria yang hendak mengintip itu.
"Woi, tukang ngintip, ada tukang ngintip" ujar rekan perekam video.
"Yuhu tukang ngintip, hai. Ada yang ngintip" imbuh perekam video.
Mengetahui aksi bejatnya ketahuan, pria tersebut pun tampak panik dan buru-buru turun dari atas atap.
Meski terlihat panik, pria tersebut tetap memperhatikan langkahnya saat menuruni atap rumah.
Namun, lantaran terus diteriaki, pria itu pun melempari si perekam video dengan batu kerikil yang ada di sekitarnya.
"syukurlah ketahuan... jangan2 udah lama tuh kelakuannya gt," tulis warganet seperti dikutip, Minggu 12 Maret 2023.
"Bisa-bisanya ngintip sambil sebat, lain kali bawa kopi sekalian pak," tulis warganet.
"Kenapa gak disambit pake batu Bata?? cuma teriak haaaii yuhuu ketawa2 pula," tulis warganet.
"Malah ketawa-ketawa kek lg godain si bpknya 'haaii'," tulis warganet.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGRasa tertekan atau berat di dada yang muncul ketika berolahraga lalu mereda setelah beristirahat sering kali dianggap sebagai tanda tubuh sedang kelelahan.
PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews