Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam
Kamis, 23 April 2026 | 14:04
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TANGERANGNEWS.com- Baru-baru ini publik sempat digegerkan dengan menyebarnya sebuah video yang diduga mengandung virtex menyebar melalui pesan WhatsApp.
Video berdurasi 8 detik tersebut dapat membuat handphone (HP) yang membukanya menjadi tidak dapat beroperasi atau ngehang, sehingga diduga hal ini disebabkan oleh virus komputer.
Namun, melansir dari akun Twitter @SoundOfYogi, mengungkapkan bahwa video tersebut bukanlah virus melainkan frame overflow.
Cara kerjanya ialah menaikkan resolusi di tengah-tengah video yang membuat frame naik berkali-kali lipat, sehingga tidak mampu dibaca oleh codec dari perangkat HP yang tidak mendukung pemutaran video dengan resolusi tinggi.
Meski begitu, akun tersebut mengingatkan agar tidak membuka video tersebut. Sebab, jika terlanjur dibuka akan menyebabkan HP restart.
"Langsung apus aja message videonya, jangan diputer. Kalo udah terlanjur muter biasanya akan memaksa PC/Hp lo restart. Sebenernya bukan virus, cuma ngeselin aja," tulisnya seperti dikutip, Kamis 9 Maret 2023.
Sementara itu, salah satu pengguna Facebook dengan akun Firman Fathoni menyebut bahwa video tersebut murni karena height overflow dan tidak ada sangkut pautnya dengan virus.
Hasil tersebut ia dapatkan usai melakukan analisis menggunakan perangkat Samsung J2 Prime, pada bagian full Log aplikasinya terlihat keterangan height overflow.
"Ini ada height overflow di videonya, gampangnya sih dimensi videonya salah. Kemungkinan ada bug atau render issue di beberapa hardware accelerated device, soalnya enggak semua HP android kena," tulis Firman dalam laman akunnya.
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TODAY TAGKantor Regional I PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) menyatakan kesiapan penuh untuk melayani keberangkatan jemaah haji tahun 1447H/2026.
Salah satu kota mandiri di Tangerang, Paramount Petals dibangun dengan perencanaan matang di berbagai aspek, mulai dari lingkungan, keberlanjutan, hingga kenyamanan hidup
Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews