Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci
Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TANGERANGNEWS.com- Pada bulan suci Ramadan terdapat satu malam istimewa yang banyak dicari oleh umat muslim, yakni Lailatul Qadar.
Pasalnya, malam Lailatul Qadar dikatakan sebagai malam terbaik, bahkan disebut lebih baik dari seribu bulan.
Sehingga tidak mengherankan banyak umat Islam menggiatkan ibadah di sepuluh malam terakhir Ramadan demi mendapatkan limpahan rahmat di malam Lailatul Qadar, salah satunya adalah dengan menunaikan salat Lailatul Qadar.
Adapun terdapat sejumlah hal yang perlu diperhatikan sebelum melaksanakan salat Lailatul Qadar.
Pertama, pelaksanaan salat ini dianjurkan usai salat tarawih dan salat witir.
Kedua, salat ini sebaiknya dilakukan secara berjamaah baik di masjid maupun di rumah bersama keluarga.
Ketiga, agar mendapat limpahan rahmat sebaiknya dilaksanakan secara khusyuk dan benar.
Tata Cara Salat Malam Lailatul Qadar
Tata cara salat Lailatul Qadar tidak berbeda dengan salat yang biasa dilakukan pada malam Ramadan.
Salat Lailatul Qadar dilakukan dengan empat rakaat, dengan masing-masing rakaat terdiri dari satu kali bacaan Al-Fatihah dan sepuluh ayat surat Al-Quran.
Setelah selesai salat, umat Islam dapat melakukan doa dan dzikir sebagai tambahan ibadah.
Sebaiknya, perbanyak bacaan Al-Quran, dzikir, doa, dan amalan-amalan baik lainnya guna memperoleh pahala yang besar dari Allah SWT.
Demikian artikel mengenai salat malam Lailatul Qadar sebagai malam yang sangat istimewa bagi umat Islam.
Manfaatkan sebaik-baiknya malam Lailatul Qadar dengan memperbanyak ibadah. Semoga Allah SWT memberikan keberkahan dan rahmat-Nya kepada umat Islam yang beribadah pada malam Lailatul Qadar. Aamiin
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TODAY TAGSpanyol berhasil merebut trofi Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di New Jersey, Amerika Serikat, Senin, 20 Juli 2026, dini hari WIB.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews