Connect With Us

Uji SIM Terlalu Sulit, Polri Hapus Jalur Zig Zag dan Angka 8

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 4 Agustus 2023 | 10:37

Ilustrasi jalur berbentuk angka 8 dalam uji praktik SIM (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Kepolisian Republik Indonesia (Polri) resmi menguban skema uji Surat Izi Mengemudi (SIM) yang berlaku mulai Jumat, 4 Agustus 2023.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Usman Latief mengatakan, perubahan tersebut berupa dihapuskannya jalur berliku atau zig-zag dan jalur membentuk angka delapan yang dinilai terlampu sulit.

Baca Juga: Ujian SIM Dinilai Sulit, Polri Bakal Terbitkan Buku Panduan 

Tak hanya itu, pihaknya juga memperlebag ukuran lintasan dari sebelumnya 1,5 kali lebar menjadi 2,5 kali lebar.

"Yang sebelumnya berbentuk angka 8, sekarang huruf S. Ukuran lebar lintasan diperlebar dari 1,5 kali lebar kendaraan menjadi 2,5 kali lebar kendaraan," ujarnya pada Kamis, 3 Agustus 2023.

Baca Juga: Makin Sulit! Simak Syarat Mengurus SIM Terbaru, Harus Pakai Sertifikat 

Usman menyebut, saat ini materi uji SIM berlaku tanpa skema zig-zag maupun slalom berdasarkan hasil akomodasi dari empat materi uji SIM.

Berikut rincian perubahan materi ujian praktik SIM:

Perubahan lintasan menjadi sebuah sirkuit yang mengakomodir empat materi ujian praktik dengan ukuran yang sudah diperlebar dan tanpa materi zig-zag test atau slalom test

  1. Uji membentuk angka 8 digantikan dengan uji membentuk huruf S
  2. Untuk ukuran lebar lintasan diperlebar dari ukuran lama 1,5 kali lebar kendaraan menjadi 2,5 kali lebar kendaraan
  3. Untuk uji pengereman, untuk panjang lintasan yaitu 20 meter dan jarak antar patok menjadi 2,5 meter
  4. Untuk uji U-turn, untuk panjang lintasan yaitu 10 meter, 2 meter untuk tikungan saat berbelok dan jarak antar patok menjadi 3 meter
  5. Untuk uji huruf S, untuk panjang lintasan sebesar 35 meter
  6. Untuk uji reaksi rem menghindar, untuk panjang lintasan lurus yaitu 1,6 meter, panjang lintasan menghindar 4 meter dan jarak antar patok 3 meter dengan total panjang lintasan 24 meter untuk materi uji ini.
WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

BANDARA
Tingkatkan Peluang Karir, Warga Sekitar Bandara Soetta Dilatih Penanganan Keadaan Darurat Pesawat

Tingkatkan Peluang Karir, Warga Sekitar Bandara Soetta Dilatih Penanganan Keadaan Darurat Pesawat

Kamis, 8 Oktober 2026 | 19:56

Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Kota Tangerang menyelenggarakan Program Sertifikasi Keahlian Kebandarudaraan Basic Airport Rescue Fire Fighting (ARFF) bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional bandara.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill