Connect With Us

Ada Kampanye Akbar, Kawasan JIS dan GBK Diprediksi Macet

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 10 Februari 2024 | 10:31

Kampanye akbar paslon nomor urut 1 Anies-Muhaimin di Jakarta International Stadium, Sabtu, 10 Februari 2024. (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Kawasan sekitar Jakarta International Stadium (JIS) dan Stadion Gelora Bung Karno (GBK) disebut akan macet imbas adanya kampanye akbar dari dua pasangan calon (paslon) calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres), Sabtu, 10 Februari 2024.

"Kami sampaikan kembali kepada masyarakat untuk menghindari seputaran GBK dan JIS," ucap Kabagops Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Dermawan Karosekali.

Seperti diketahui paslon nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar menggelar kampanye akbar di JIS, sementara paslon nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di GBK.

Untuk itu, Dermawan mengimbau agar masyarakat menghindari dua kawasan tersebut jika tidak ada kepentingan tertentu.

"Kepada warga masyarakat, dari pukul 05.00 WIB sampai pukul 21.00 WIB agar menghindari tempat-tempat tersebut," tukasnya.

Terkait upaya mengurai kemacetan, TMC Polda Metro Jaya telah memberlakukan rekayasa lalu lintas di kedua kawasan tersebut. Berikut rinciannya:

Rekayasa Lalin di Kawasan JIS

1. Arus lalu lintas dari Jalan RE Martadinara, khusus kendaraan penghuni permukiman dan pengunjung JIS, kendaraan lurus ke Bintang Mas

2. Arus lalu lintas sumbu tiga atau lebih dari arah Polair belok kiri ke arah Jalan Enggano Raya

3. Arus lalu lintas sumbu tiga atau lebih dari arah Jalan Yos Sudarso ke Pluit diputarbalikkan di pertigaan terminal dan kembali ke Yos Sudarso

4. Arus lalu lintas dari arah Tol Papanggo di pertigaan Papanggo khusus penghubung pemukiman dan pengunjung JIS

5. Arus lalu lintas di perempatan Bisma khusus penghuni pemukiman dan pengunjung JIS

6. Arus lalu lintas di perempatan Setivia khusus penghuni dan pengunjung JIS

Rekayasa Lalin di Kawasan GBK

1. Arus lalu lintas dari Jalan Gatot Subroto yang akan menuju Jalan Gerbang pemuda diarahkan lurus ke arah Slipi

2. Arus lalu lintas dari arah Slipi diarahkan lurus ke arah Semanggi, tidak ada yang menuju Layang Ladokgi ke arah Jalan Gerbang Pemuda

3. Arus lalu lintas yang dari Bundaran Senayan menuju Jalan Pintu I Senayan diluruskan ke Jalan Jenderal Sudirman arah Semanggi

4. Arus lalu lintas dari Jalan Mustopo menuju Jalan Asia Afrika dibelokkan ke kanan ke Jalan Hang Tuah

5. Arus lalu lintas dari Jalan Patal Senayan 1 yang menuju Jalan Asia Afrika dibelokkan ke kiri ke Jalan Tentara Pelajar

6. Arus lalu lintas arah Manggala Wanabakti yang akan menuju Jalan Lapangan tembak diluruskan ke Jalan Tentara Pelajar.

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

OPINI
Ironi BPJS PBI: Melayani Setengah Hati

Ironi BPJS PBI: Melayani Setengah Hati

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:49

Bayangkan! Kita sedang menunggu antrian panjang untuk berobat, tetapi begitu sampai di meja pendaftaran, petugas pendaftaran mengatakan bahwa kartu BPJS PBI kita sudah tidak aktif, sehingga tidak bisa digunakan lagi.

KAB. TANGERANG
Dianggap Mampu, Kemensos Nonaktifkan 95.000 PBI BPJS Kesehatan di Kabupaten Tangerang

Dianggap Mampu, Kemensos Nonaktifkan 95.000 PBI BPJS Kesehatan di Kabupaten Tangerang

Kamis, 12 Februari 2026 | 19:48

Kementerian Sosial menonaktifkan sebanyak 95.000 peserta BPJS Kesehatan program Penerima Bantuan Iuran (PBI) di Kabupaten Tangerang.

TANGSEL
Dituntut 12 Tahun, Eks Kadis LH Tangsel Cuma Divonis 7 Tahun Penjara Kasus Korupsi Sampah

Dituntut 12 Tahun, Eks Kadis LH Tangsel Cuma Divonis 7 Tahun Penjara Kasus Korupsi Sampah

Kamis, 12 Februari 2026 | 22:14

Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Serang akhirnya menjatuhkan vonis terhadap komplotan pelaku korupsi proyek pengangkutan dan pengelolaan sampah di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tahun anggaran 2024-2025.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill