Connect With Us

Rumput JIS Dinilai Jelek, PSSI: FIFA Sudah Setuju

Fahrul Dwi Putra | Senin, 13 November 2023 | 02:54

Jakarta International Stadium (JIS) (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Kualitas rumput di Jakarta International Stadium (JIS) dinilai para penonton kurang bagus dalam penyelenggaraan Piala Dunia U-17 2023. 

Hal itu berdasarkan tayangan laga Grup C pada Sabtu, 11 November dan Minggu, 12 November 2023.

Diketahui, laga pertama Inggris menang telak 10-0 atas Kaledonia Baru. Sedangkan, laga kedua berakhir 3-2 dengan kemenangan Iran atas Brasil.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Umum PSSI Zainudin Amali justru mengaku heran muncul komentar yang menyebut kualitas rumput JIS kurang layak.

Pasalnya, federasi sepak bola dunia (FIFA) telah menyetujui JIS digunakan sebagai venue pertandingan dalam Piala Dunia U-17 2023.

"Kita tahu sudah ada pertandingan di JIS, dan tidak ada masalah. Tidak ada komplain dari pemain maupun pelatih," ucap Zainudin dalam keterangannya.

Zainudin menegaskan, seluruh keputusan jalannya pertandingan termasuk penjadwalan berasal dari FIFA, sementara pihaknya hanya menyediakan fasilitas yang dibutuhkan.

"Keputusan dari FIFA, kondisinya aman dan bisa digunakan," tambahnya.

Bahkan, kata Zainudin, JIS terpilih menjadi tuan rumah dari pertandingan dua grup, yakni Grup C dan E.

Grup E sendiri berisikan Prancis, Burkina Faso, Korea Selatan, dan Amerika Serikat, yang bertanding hari Minggu ini.

Terdapat 16 pertandingan yang akan dimainkan di JIS, termasuk dua laga 16 besar dan dua pertandingan perempat final. 

Menurut Zainudin, hal itu sudah membuktikan bahwa FIFA memercayai bahwa JIS memang layak untuk menggelar laga bertaraf internasional. 

"FIFA menyatakan kondisinya aman. Jadi tidak perlu diperdebatkan," katanya.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

KAB. TANGERANG
Genjot Hasil Panen Padi, Teknologi Pertanian BRIN Diuji Coba di Kabupaten Tangerang

Genjot Hasil Panen Padi, Teknologi Pertanian BRIN Diuji Coba di Kabupaten Tangerang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:36

Guna meningkatkan produktivitas padi sawah, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk inovasi dan riset ilmiah.

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill