Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com- Kualitas rumput di Jakarta International Stadium (JIS) dinilai para penonton kurang bagus dalam penyelenggaraan Piala Dunia U-17 2023.
Hal itu berdasarkan tayangan laga Grup C pada Sabtu, 11 November dan Minggu, 12 November 2023.
Diketahui, laga pertama Inggris menang telak 10-0 atas Kaledonia Baru. Sedangkan, laga kedua berakhir 3-2 dengan kemenangan Iran atas Brasil.
Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Umum PSSI Zainudin Amali justru mengaku heran muncul komentar yang menyebut kualitas rumput JIS kurang layak.
Pasalnya, federasi sepak bola dunia (FIFA) telah menyetujui JIS digunakan sebagai venue pertandingan dalam Piala Dunia U-17 2023.

"Kita tahu sudah ada pertandingan di JIS, dan tidak ada masalah. Tidak ada komplain dari pemain maupun pelatih," ucap Zainudin dalam keterangannya.
Zainudin menegaskan, seluruh keputusan jalannya pertandingan termasuk penjadwalan berasal dari FIFA, sementara pihaknya hanya menyediakan fasilitas yang dibutuhkan.
"Keputusan dari FIFA, kondisinya aman dan bisa digunakan," tambahnya.
Bahkan, kata Zainudin, JIS terpilih menjadi tuan rumah dari pertandingan dua grup, yakni Grup C dan E.
Grup E sendiri berisikan Prancis, Burkina Faso, Korea Selatan, dan Amerika Serikat, yang bertanding hari Minggu ini.
Terdapat 16 pertandingan yang akan dimainkan di JIS, termasuk dua laga 16 besar dan dua pertandingan perempat final.
Menurut Zainudin, hal itu sudah membuktikan bahwa FIFA memercayai bahwa JIS memang layak untuk menggelar laga bertaraf internasional.
"FIFA menyatakan kondisinya aman. Jadi tidak perlu diperdebatkan," katanya.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGSebanyak 569 warga binaan yang ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Tangerang, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, mendapatkan remisi atau pengurangan masa hukuman dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia (RI).
Aksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)
Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews