Connect With Us

Kenapa Puasa Bikin Bau Mulut? Dokter Jelaskan Penyebab dan Cara Mengatasinya

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 28 Maret 2024 | 17:12

Ilustrasi bau mulut. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Bulan Ramadan merupakan bulan di mana umat Islam berpuasa selama sebulan penuh.

Meski memiliki banyak manfaat seperti menjaga kadar gula darah, berat badan, dan tekanan darah, berpuasa juga dapat menyebabkan gangguan mulut dan gigi, salah satunya bau napas tidak sedap.

drg. Alexander Brya, Dokter Gigi Eka Hospital BSD menjelaskan sebenarnya bau napas tidak sedap ini merupakan suatu hal yang alami. Sebab, saat puasa aliran air liur berkurang akibat tidak ada makanan dan air yang masuk melalui mulut.

"Akibatnya mulut menjadi kering dan bakteri tumbuh berkali-kali lebih cepat sehingga menimbulkan bau mulut," ujarnya, Kamis 28 Maret 2024.

Untungnya hal ini dapat ditangani dengan mudah lewat cara berikut:

 

1. Sikat Gigi Dua Kali Sehari

Sikat gigi selama 2-3 menit dengan pasta gigi berfluoride setelah sahur dan berbuka saat sebelum tidur untuk mengurangi penumpukan plak.

"Menyikat gigi membantu menghilangkan sisa makanan dan bakteri yang dapat menyebabkan napas tidak sedap," jelas drg. Alexander.

 

2. Gunakan Benang Gigi 

Jangan lupa membersihkan gigi setiap hari dengan alat antara gigi seperti benang gigi. Selain dapat menghilangkan sisa makanan dan plak dari tempat-tempat yang sulit dijangkau oleh sikat gigi, benang gigi juga akan mengurangi kemungkinan terjadinya penyakit gusi.

 

3. Bersihkan Lidah 

Membersihkan lidah juga sangat penting. Karena permukaan lidah seperti handuk, maka plak akan banyak terperangkap di situ.

"Agar mulut tetap sehat dan segar, gunakan alat pembersih lidah secara teratur, atau anda dapat menggunakan sikat gigi anda juga. Cara ini dapat mencegah napas bau akibat bakteri yang menumpuk di lidah," terang drg. Alexander.

 

4. Hindari Makanan Berbau Tajam

Agar napas tidak bau, saat berbuka atau sahur hindari makanan seperti bawang, bawang putih, dan rempah-rempah. Makanan ini dapat meninggalkan aroma yang tidak sedap di mulut. 

"Mengkonsumsi makanan yang tinggi kandungan serat dapat membantu menjaga keseimbangan flora normal mulut kita juga ya," ujar drg. Alexander.

 

5. Minum Banyak Air

Saat jam buka hingga sahur minumlah banyak air agar mengeluarkan untuk melembapkan mukosa (kulit bagian dalam mulut) sehingga tidak cepat terasa kering ya.

Usahakan untuk minum setidaknya 8-10 gelas air antara berbuka dan sahur untuk menjaga mulut tetap terhidrasi.

 

6. Batasi Konsumsi Makanan dan Minuman Manis

Makanan dan minuman manis dapat menyebabkan napas tidak sedap dengan merangsang pertumbuhan bakteri.

 

7. Gunakan Obat Kumur

Menggunakan obat kumur tanpa alkohol dapat membantu membunuh bakteri yang menyebabkan napas tidak sedap.

Jangan juga gunakan obat kumur yang memberikan sensasi terbakar atau pedas menyengat karena dapat membuat mulut terasa kering.

"Gunakan obat kumur yang mengandung zat antibakteri seperti zinc, triclosan, dan cetylpyridinium klorida," ucap drg. Alexander.

 

8. Kunyah Permen Karet Bebas Gula

Mengunyah permen karet bebas gula dapat merangsang aliran air liur, yang dapat membantu membersihkan bakteri di mulut. Cari permen karet yang mengandung xylitol, karena telah terbukti mengurangi pertumbuhan bakteri di mulut.

 

9. Berkumur dengan Air Garam atau Air Putih

Berkumur dengan air dapat membantu mengurangi peradangan dan membunuh bakteri. Campurkan satu sendok teh garam dengan air hangat dan bilas mulut selama 30 detik sebelum meludahkannya. Namun hati-hati tertelan di saat puasa.

 

10. Hindari Merokok

Merokok tidak hanya menyebabkan napas tidak sedap tetapi juga dapat menyebabkan penyakit gusi dan masalah kesehatan mulut lainnya. Sebisa mungkin hindari merokok.

 

11. Periksa ke Dokter Gigi

Mulut menjadi bau juga bisa disebabkan adanya penyakit. Karena itu lakukan pembersihan karang gigi atau scaling sebelum bulan puasa.

"Bila mulut atau gigi mengalami gangguan, jangan ragu untuk datang langsung ke dokter gigi," tutup drg. Alexander.

BISNIS
JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:23

Selama pameran berlangsung, JETOUR berhasil membukukan total 1.038 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dari seluruh lini SUV yang ditawarkan kepada konsumen Indonesia.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

NASIONAL
PLN Jalankan 696 Program TJSL, Dorong Kemandirian Ekonomi dan Pelestarian Lingkungan

PLN Jalankan 696 Program TJSL, Dorong Kemandirian Ekonomi dan Pelestarian Lingkungan

Jumat, 14 Agustus 2026 | 11:05

Air laut di pesisir Desa Tanjung Seloka, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, menjadi bagian dari perubahan yang dirasakan masyarakat setempat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill