Connect With Us

Sudah Berpuasa Tapi Berat Badan Malah Naik, Begini Penjelasan Dokter Tangerang

Fahrul Dwi Putra | Senin, 18 Maret 2024 | 09:57

Ilustrasi obesitas (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Puasa merupakan aktivitas menahan lapar dan haus mulai waktu Imsak hingga Magrib.

Untuk itu, kedatangan bulan Ramadan yang mewajibkan umat muslim untuk berpuasa selama sebulan penuh seringkali dimanfaatkan untuk menurunkan berat badan.

Namun justru sebaliknya, puasa Ramadan malah menyebabkan beberapa orang mengalami kenaikan berat badan.

Mengenai itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni menjelaskan, terdapat beberapa faktor penyebab dari fenomena tersebut.

Faktor pertama ialah terlalu banyak mengonsumsi makanan manis. Sebab, setelah seharian tidak menahan lapar dan haus, nafsu makan cenderung meningkat, sehingga ingin mengonsumsi berbagai macam makanan, termasuk makanan manis yang berpotensi meningkatkan risiko obesitas.

Lalu, konsumsi makanan tidak sehat, seperti berlemak, junk food atau makanan yang digoreng. Makanan-makanan tersebut tinggi kalori, gula dan lemak jenuh serta rendah nutrisi.

Tak hanya itu, berkurangnya aktivitas fisik akibat menahan lapar dan haus dapat meningkatkan risiko berat badan naik saat puasa malah menjadi lebih besar.

Terakhir, metabolisme melambat karena kurangnya asupan kalori yang terjadi secara tiba-tiba. 

"Hal ini sering dikaitkan dengan peningkatan berat badan, karena kalori yang dibakar juga semakin sedikit," jelasnya.

Lebih lanjut, terdapat beberapa tips untuk menghindari kenaikan berat badan saat berpuasa Ramadan, salah satunya ialah menghindari makan secara berlebihan saat waktu berbuka dan sahur, serta memilih makanan tinggi serat dan protein agar rasa kenyang lebih bertahan lama.

Diimbau agar menghindari makanan tinggi gula, garam, dan berlemak. Perbanyak minum air putih, minimal delapan gelas dalam sehari dengan pembagian dua gelas saat berbuka, empat gelas sebelum tidur dan dua gelas di waktu sahur.

Lakukan beberapa olahraga ringan, seperti yoga atau jalan santai 30 menit sebelum waktu berbuka atau satu jam setelah berbuka puasa.

KAB. TANGERANG
Kasus Intoleransi di GKPI Rajeg, Polresta Tangerang Tetapkan Aji Cahyono Putra Sebagai Tersangka

Kasus Intoleransi di GKPI Rajeg, Polresta Tangerang Tetapkan Aji Cahyono Putra Sebagai Tersangka

Minggu, 11 Oktober 2026 | 21:42

Polresta Tangerang resmi menetapkan Aji Cahyono Putra sebagai tersangka dalam kasus dugaan pembubaran ibadah dengan membawa senjata tajam (sajam) pada jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Rajeg, Kabupaten Tangerang.

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

BANTEN
16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

Kamis, 8 Oktober 2026 | 11:15

Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill