Connect With Us

Nyaris 10 Juta Gen Z Jadi Pengangguran, Bappenas Ungkap Penyebabnya 

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 21 Mei 2024 | 10:15

Ilustrasi mencari lowongan pekerjaan (@TangerangNews / freepik.com)

TANGERANGNEWS.com- Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan sebanyak 9,9 juta penduduk muda dengan rentang usia 15-24 tahun tidak memiliki kegiatan alias pengangguran pada 2023.

Dari jumlah tersebut, 5,73 juta adalah perempuan muda dan 4,17 juta adalah laki-laki muda. Berdasarkan data tersebut, sebagian besar dari mereka adalah Gen Z, generasi yang lahir antara tahun 1997 dan 2012, yang seharusnya berada di masa produktif. 

Persentase penduduk usia 15-24 tahun yang berstatus not in education, employment, and training (NEET) di Indonesia mencapai 22,25 persen dari total penduduk usia 15-24 tahun secara nasional.

Menanggapi itu, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyatakan, bahwa tingginya angka pengangguran di kalangan muda Indonesia disebabkan oleh efek jangka panjang dari pandemi Covid-19 terhadap perekonomian, yang dikenal sebagai scarring effect. 

Sebelumnya, jumlah pengangguran muda dengan status NEET sebenarnya sempat menurun pada tahun 2019, namun kembali naik akibat pandemi. 

Deputi Bidang Kependudukan dan Ketenagakerjaan Bappenas Maliki merincikan, saat itu persentase NEET sudah turun hingga 21,77 persen, namun meningkat menjadi 24 persen pada tahun 2020 akibat pandemi Covid-19.

Menurut Maliki, angka pengangguran muda mulai menurun seiring dengan berakhirnya pandemi Covid-19. Pada tahun 2023, jumlah pengangguran muda mencapai 22,5%, turun 0,97% dari tahun sebelumnya. 

Maliki menyebut, pemerintah sedang mencari solusi untuk mengatasi masalah ini dan menggunakan data NEET sebagai salah satu dasar untuk menentukan kebijakan ketenagakerjaan ke depannya. 

"Yang menjadi perhatian kami adalah bagaimana sebenarnya dengan jumlah itu kita bisa sebanyak-banyaknya masuk ke kegiatan produktif. Apakah itu masuk sekolah atau bekerja atau memang dia punya usaha tentunya kita arahkan ke sana," ujarnya dikutip dari CNBC Indonesia, Selasa, 21 Mei 2024.

Pemerintah harus berupaya mendorong para pemuda untuk memilih kegiatan produktif, seperti bekerja atau melanjutkan pendidikan.

PROPERTI
Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00

Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.

BISNIS
IHSG Anjlok 4,31 Persen, Indonesia Terancam Jadi Setara Zimbabwe

IHSG Anjlok 4,31 Persen, Indonesia Terancam Jadi Setara Zimbabwe

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:37

IHSG kembali dibuka dalam tekanan berat pada perdagangan Senin, 19 Oktober 2026. Indeks Harga Saham Gabungan langsung anjlok 4,31% ke level 4.961,87 atau turun 223 poin dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. 

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

BANDARA
2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40

Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill