Connect With Us

Sukses Kembangkan Ekosistem Kendaraan Listrik, PLN Diapresiasi DPR RI 

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 1 Juni 2024 | 21:29

Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo PT PLN (Persero) dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Bersama DPR) RI, di Jakarta pada Kamis, 30 Mei 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- PT PLN (Persero) mendapatkan apresiasi dari Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI atas upaya pengembangan ekosistem kendaraan listrik (EV). Hal ini disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Jakarta pada Kamis, 30 Mei 2024.

Anggota Komisi VII DPR RI Abdul Kadir Karding menilai, PLN memiliki rencana pengembangan ekosistem EV yang baik, yang sangat penting mengingat semakin tingginya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik.

"Kalau melihat data Lebaran kemarin, cukup signifikan peningkatannya (pengguna EV)," ungkapnya.

Tak hanya itu, anggota Komisi VII DPR RI lainnya Dyah Roro Esti juga memuji inovasi PLN dalam penyediaan infrastruktur EV, seperti Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). 

Menurutnya, target PLN untuk membangun 2.000 SPKLU dengan menggunakan tiang listrik pada 2024 merupakan langkah yang sangat baik.

Di sisi lain, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyatakan, PLN berkomitmen penuh mendukung pemerintah dalam mempercepat pengembangan ekosistem EV di Indonesia. 

Untuk membangun ekosistem yang terintegrasi, PLN mengembangkan Electric Vehicle Digital Services (EVDS) dalam aplikasi PLN Mobile. 

Fitur ini menyediakan berbagai kebutuhan terkait EV, mulai dari informasi lokasi charging station terdekat, layanan test drive, pemasangan home charging, marketplace untuk membeli EV, hingga perencanaan perjalanan jauh.

Ia juga menyebutkan bahwa sistem terintegrasi tersebut berhasil mendukung masyarakat selama mudik Lebaran 2024. PLN menyiagakan SPKLU di seluruh rest area di tol Jawa dan Sumatra, sehingga dapat memenuhi kebutuhan pengguna kendaraan listrik.

"Oleh karena itu, PLN menjawab kebutuhan itu dengan menyediakan fasilitas SPKLU di setiap titik strategis dan seluruh rest area tol di jalur mudik. Tingginya animo masyarakat tercermin dari meningkatnya jumlah transaksi dan konsumsi listrik SPKLU," katanya.

Selama mudik Lebaran 2024, transaksi dan konsumsi listrik di SPKLU meningkat lebih dari lima kali lipat dibandingkan tahun 2023.

Darmawan menegaskan PLN akan terus berinovasi dan berkolaborasi untuk menambah jumlah SPKLU di seluruh Indonesia. 

Salah satu inovasi adalah memanfaatkan tiang listrik PLN untuk memperbanyak SPKLU secara masif, yang dianggapnya sebagai cara efektif dan efisien untuk memperluas jaringan SPKLU.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

KAB. TANGERANG
Guru Madrasah di Kabupaten Tangerang Curhat Ke DPRD, Bertahan Hidup dengan Gaji Rp65 Ribu Sebulan

Guru Madrasah di Kabupaten Tangerang Curhat Ke DPRD, Bertahan Hidup dengan Gaji Rp65 Ribu Sebulan

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:39

Sejumlah guru yang berasal dari Perkumpulan Guru Madrasah Mandiri (PGMM) Kabupaten Tangerang menyampaikan aspirasi kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, perihal kesejahteraan serta ketidakjelasan status kerja guru madrasah.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill