Connect With Us

Waspada Penipuan, PLN Beri Tips Aman Layanan Kelistrikan 

Fahrul Dwi Putra | Minggu, 14 Juli 2024 | 12:02

Tampilan aplikasi PLN Mobile. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten mengimbau masyarakat agar waspada terhadap berbagai penipuan yang mengatasnamakan PLN. 

Untuk mencegah penipuan dan mendapatkan informasi serta layanan resmi, masyarakat diminta untuk selalu menghubungi PLN melalui Aplikasi PLN Mobile atau Contact Center 123.

General Manager PLN UID Banten Abdul Mukhlis menyampaikan, penipuan yang mengatasnamakan PLN masih marak terjadi. 

Modus penipuan ini beragam, mulai dari permintaan untuk mengunduh aplikasi tertentu, survei berhadiah, hingga petugas palsu yang datang ke rumah pelanggan meminta pembayaran di luar ketentuan resmi. 

Terbaru, penipu mencantumkan nomor telepon palsu dengan membuat titik lokasi alamat kantor PLN di mesin pencarian daring.

"Kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan selalu memastikan bahwa informasi atau permintaan yang diterima berasal dari sumber resmi PLN. Seperti salah satunya menghubungi PLN lewat Aplikasi PLN Mobile, kita bisa lacak permohonan atau pengaduan lewat aplikasi dan yang paling penting PLN tidak pernah punya nomor telepon selain 123," kata Abdul Mukhlis.

Abdul Mukhlis menekankan bahwa seluruh layanan PLN tidak pernah memungut biaya di luar ketentuan dan semua transaksi pembayaran dilakukan melalui sistem Payment Point Online Bank (PPOB).

Untuk menjamin keamanan dan kenyamanan dalam bertransaksi, Abdul Mukhlis memberikan beberapa tips berikut.

1. Menggunakan Aplikasi PLN Mobile

Pelanggan dapat mengakses layanan kelistrikan secara resmi melalui Aplikasi PLN Mobile yang tersedia di platform Android dan iOS. 

Dengan aplikasi ini, pelanggan dapat melaporkan gangguan, memeriksa tagihan, dan mengajukan permintaan layanan lainnya dengan mudah dan aman.

2. Menghubungi Contact Center 123

Pelanggan dapat menghubungi PLN melalui Contact Center 123, Twitter @pln_123, Facebook PLN 123, dan Instagram pln123_official untuk mendapatkan informasi, mengajukan pengaduan, atau mengakses layanan kelistrikan lainnya.

3. Memverifikasi Identitas Petugas

Petugas resmi PLN selalu dilengkapi dengan surat tugas, tanda pengenal, alat pelindung diri (APD), dan seragam kerja. PLN tidak pernah meminta pembayaran langsung di rumah pelanggan.

Jika ada oknum yang mengaku sebagai petugas PLN dan meminta pembayaran di tempat, pelanggan diimbau untuk segera melaporkannya melalui Contact Center 123 atau aplikasi PLN Mobile.

"Kami terus berupaya memberikan layanan terbaik kepada pelanggan dan memastikan bahwa semua layanan yang diberikan oleh PLN bersifat transparan dan dapat dipercaya," pungkasnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BISNIS
Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Jumat, 31 Juli 2026 | 16:34

Ciputra Group melakukan langkah besar dalam transisi energi hijau dengan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di salah satu pusat perbelanjaan unggulannya, Mall Ciputra Tangerang.

TANGSEL
Perempuan di Pondok Aren Ditangkap Buang Mayat Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Pacar

Perempuan di Pondok Aren Ditangkap Buang Mayat Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Pacar

Kamis, 30 Juli 2026 | 21:08

Kepolisian menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penemuan sesosok mayat bayi perempuan di teras Klinik Amalia, Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill