Connect With Us

Bukan September, Pembatasan BBM Pertalite Berlaku di Oktober 2024

Fahrul Dwi Putra | Senin, 2 September 2024 | 10:01

Ilustrasi SPBU Pertamina. (@TangerangNews / Dok. Pertamina)

TANGERANGNEWS.com- PT Pertamina Patra Niaga memastikan distribusi Pertalite tetap berjalan tanpa ada rencana penghentian pada 1 September 2024. 

Sementara penggunaan QR Code untuk membeli Pertalite baru akan berlaku penuh mulai Oktober 2024. 

Proses pendaftaran QR Code saat ini difokuskan di wilayah Jawa, Madura, Bali (JAMALI), serta beberapa wilayah non-JAMALI. 

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Heppy Wulansari meminta masyarakat yang belum mendaftar untuk segera melakukannya melalui situs resmi subsiditepat.mypertamina.id guna memastikan subsidi BBM lebih tepat sasaran.

Adapun proses pendaftaran QR Code dilakukan secara bertahap dan diawali dengan wilayah-wilayah prioritas seperti Jawa, Madura, Bali, serta beberapa daerah non-JAMALI, yaitu Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara, Gorontalo, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Aceh, Bangka Belitung, Bengkulu, dan Kabupaten Timika. 

"Masyarakat tidak perlu termakan berita hoax. Pertalite akan terus kami salurkan sesuai kuota yang ditetapkan Pemerintah," ujar Heppy.

Lebih lanjut, Heppy menyebut pendaftaran QR Code ditargetkan selesai pada akhir September 2024 untuk tahap pertama, sementara tahap kedua akan dimulai pada Oktober hingga November 2024.

"Wilayah pendaftaran QR Code Pertalite dilakukan secara bertahap dan hanya untuk kendaraan roda 4," tambahnya.

Untuk mendaftar, masyarakat perlu menyiapkan dokumen seperti foto KTP, foto diri, foto STNK, foto kendaraan dari berbagai sudut, serta foto KIR. 

Dokumen harus jelas dan dikirim dalam format foto dengan resolusi tinggi agar memudahkan proses verifikasi. 

Bagi pengguna Pertalite yang belum mendaftar, Pertamina mengimbau untuk segera melakukan pendaftaran guna memastikan mereka dapat terus mengakses subsidi BBM secara tepat sasaran.

"Bagi Masyarakat pengguna Pertalite yang belum melakukan pendaftaran, diharapkan segera melakukannya untuk memastikan akses subsidi BBM yang tepat sasaran," katanya.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

HIBURAN
Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari

Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari

Rabu, 29 Juli 2026 | 16:10

Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.

TEKNO
AI dan Medsos Picu Trafik Situs Berita Anjlok hingga 70 Persen

AI dan Medsos Picu Trafik Situs Berita Anjlok hingga 70 Persen

Selasa, 28 Juli 2026 | 19:15

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI) dan pergeseran pola konsumsi informasi ke media sosial (medsos) menjadi tantangan berat bagi industri media digital global maupun nasional.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill