Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus
Jumat, 15 Mei 2026 | 14:06
Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
TANGERANGNEWS.com- Seorang wanita berinsiial RD, 56, warga Kecamatan Serpong Utara, Tangerang Selatan (Tangsel) ditemukan tewas usai diduga menabrakkan diri ke kereta bermuatan BBM, Minggu, 25 Februari 2024.
Korban diduga sengaja duduk di perlintasan jalur kereta api KM 13 +9, tepatnya di Jalan Kedung Rejo Barat, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.
Petugas keamanan stasiun Waru Awin Nurhadi menuturkan, kronologi bermula saat kereta api bermuatan BBM datang dari arah selatan, sementara korban tengah berjalan melintasi rel.
Melihat hal itu, warga di sekitar lokasi pun berteriak memperingati korban. Namun, korban justru duduk di rel hingga akhirnya tertabrak dan tubuhnya berceceran.
"Kami meminta bantuan kepada masyarakat untuk mengumpulkan potongan tubuh yang tersebar. Selanjutnya, kami melaporkan kejadian ini ke Polsek Waru," ujar Awin dikutip dari Memorandum.co.id, Senin, 26 Februari 2024.

Selain itu, ditemukan juga secarik kertas surat wasiat yang diduga ditulis oleh korban untuk adiknya, surat itu berisikan permintaan maaf korban kepada adiknya.
Sementara itu, Kapolsek Waru Kompol Madya Wira Aji Kusuma membenarkan adanya peristiwa dugaan bunuh diri wanita asal Tangsel tersebut.
Pihaknya menerima laporan dari petugas keamanan stasiun Waru yang diberitahu adanya wanita tertabrak kereta di KM 13+9 oleh petugas pengatur kereta api.
Saat ini, korban sudah dievakuasi ke RS Bhayangkara H.S. Samsoeri Mertojoso di Jalan Achmad Yani No 116 Surabaya, untuk dilakukan autopsi.
Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
TODAY TAGBupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mendatangi rumah seorang bayi di Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, yang diberi nama sama persis dengan dirinya, Kamis, 14 Mei 2026.
Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews