Connect With Us

Azan Magrib Diganti Running Text saat Misa Paus Fransiskus, Begini Respons MUI 

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 4 September 2024 | 17:33

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Cholil Nafis. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Kementerian Agama (Kemenag) telah menyurati Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) untuk mengganti suara azan Magrib dengan running text saat pelaksanaan Misa bersama Paus Fransiskus, Kamis, 5 September 2024.

Diketahui, Misa bersama Paus Fransiskus akan berlangsung mulai pukul 17.00 WIB hingga 19.00 WIB, dimana juga bertepatan dengan azan Magrib pada pukul 17.00 WIB.

"Sehubungan dengan hal tersebut, mohon kiranya penyiaran Azan Magrib dapat dilakukan dengan running text," demikian tulis Kemenag dalam surat Panitia Kunjungan Paus Fransiskus Nomor 350/PAN-EXT￾KP/VIII/2024 (terlampir) tanggal 9 Agustus 2024. 

Menanggapi itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah Cholil Nafis mengaku tidak masalah terkait rencana penggantian azan Magrib dengan running text.

Menurutnya, hal ini merupakan bagian dari toleransi dan menghormati terhadap umat Katolik yang tengah mengadakan Misa bersama Paus Fransiskus.

"Tidak apalah, setuju Azan di TV diganti dengan runing text demi menghormati saudara-saudara kita umat Katolik yang sedang Misa," tulis Cholil dalam akun X resminya, @cholilnafis, Rabu, 4 September 2024.

Terlebih, kata Cholil, yang diganti hanyalah azan di televisi, sementara azan di masjid-masjid tetap berkumandang seperti biasa.

"Itu pun azan elektronik bukan azan suara di masjid. Karena azan yang sebenarnya di masjid-masjid tetap berkumandang sebagai pananda masuk waktu dan ajakan shalat yang sesungguhnya," pungkasnya.

TANGSEL
Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Rabu, 4 November 2026 | 21:17

Staf Khusus Menteri Agama (Stafsus Menag) Gugun Gumilar turun tangan merespons insiden rusaknya pengeras suara Masjid Al-Falah di Komplek Alvita, Pondok Sawah Indah, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akibat ditembak seorang warga.

OPINI
Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Jumat, 6 November 2026 | 16:22

Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill