Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com- Pemerintah akan menerapkan kebijakan pembatasan distribusi BBM bersubsidi, seperti Pertalite dan Solar, yang rencananya berjalan efektif pada Oktober atau November 2024.
Oleh karena itu, pengisian BBM bersubsidi hanya dapat dilakukan oleh kendaraan yang terdata dalam sistem pendaftaran khusus.
Namun, kebijakan ini hanya berlaku untuk kendaraan roda empat, sementara kendaraan roda dua masih dapat mengisi BBM bersubsidi seperti biasa.
Bagi pengemudi yang ingin tetap bisa mengakses BBM subsidi, harus memastikan telah mendaftar pada aplikasi MyPertamina. Berikut caranya.
Jika pendaftaran berhasil, pengguna akan menerima barcode yang bisa digunakan untuk mengisi BBM bersubsidi di SPBU.
Barcode ini berisi kuota harian yang diberikan, misalnya 120 liter per hari untuk Pertalite. Simpan barcode ini dengan baik karena akan digunakan setiap kali mengisi BBM.
Selain mengakses BBM subsidi, aplikasi ini juga dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan informasi mengenai harga BBM di SPBU terdekat, serta memudahkan kamu dalam memantau kuota BBM subsidi yang diterima setiap hari.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGParamount Petals meluncurkan Mimosa, klaster hunian terbaru bergaya American Classic yang menjadi proyek residensial kelima di kawasan kota mandiri tersebut.
Tahun ajaran baru 2026/2027 segera dimulai. Sebelum mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas, seluruh siswa baru jenjang SMP akan menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama lima hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews