Connect With Us

Dibatasi Mulai Oktober, Simak Cara Daftar BBM Subsidi 

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 7 September 2024 | 21:39

BBM Pertamax dan Pertalite (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Pemerintah akan menerapkan kebijakan pembatasan distribusi BBM bersubsidi, seperti Pertalite dan Solar, yang rencananya berjalan efektif pada Oktober atau November 2024.

Oleh karena itu, pengisian BBM bersubsidi hanya dapat dilakukan oleh kendaraan yang terdata dalam sistem pendaftaran khusus.

Namun, kebijakan ini hanya berlaku untuk kendaraan roda empat, sementara kendaraan roda dua masih dapat mengisi BBM bersubsidi seperti biasa.

Bagi pengemudi yang ingin tetap bisa mengakses BBM subsidi, harus memastikan telah mendaftar pada aplikasi MyPertamina. Berikut caranya.

  1. Unduh aplikasi MyPertamina melalui Google Play Store atau App Store, lalu buka aplikasi.
  2. Ketika pertama kali masuk, pengguna akan diminta untuk memberikan izin akses lokasi agar aplikasi dapat memberikan informasi SPBU terdekat.
  3. Bagi yang belum memiliki akun, pilih "Daftar Sekarang".
  4. Isi data diri seperti nama lengkap, nomor telepon, tanggal lahir, serta buat PIN untuk keamanan akun. Setelah itu, lanjutkan dengan mengisi data registrasi yang diperlukan.
  5. Setelah berhasil membuat akun, pengguna dapat langsung mengakses menu "Subsidi Tepat".
  6. Di sini, pilih opsi "Pendaftaran Subsidi Tepat" untuk mendaftarkan kendaraan agar bisa mendapatkan akses BBM bersubsidi.
  7. Ada dua kategori konsumen yang bisa mendaftar, yaitu pengguna Solar subsidi dan kendaraan roda empat yang menggunakan Pertalite.
  8. Selanjutnya, pengguna perlu mengisi data kendaraan, seperti nomor rangka, nomor polisi, dan tipe kendaraan.
  9. Pastikan semua data sesuai dengan dokumen resmi yang dimiliki. Jika kendaraan terdaftar di sistem Korlantas, maka data kendaraan akan otomatis muncul setelah pengguna memasukkan informasi yang dibutuhkan.
  10. Siapkan dokumen seperti KTP, STNK, dan foto kendaraan dari sisi depan serta samping. Foto yang diunggah harus jelas dan sesuai format yang diminta (JPEG atau PNG dengan ukuran maksimal 30MB).
  11. Pastikan semua data sudah benar sebelum melanjutkan ke langkah berikutnya.
  12. Setelah mengunggah dokumen, kirim data untuk diproses. Verifikasi data biasanya memakan waktu maksimal 2x24 jam di hari kerja.
  13. Pengguna akan menerima notifikasi melalui email mengenai status pendaftaran, apakah diterima atau masih perlu perbaikan data.

Jika pendaftaran berhasil, pengguna akan menerima barcode yang bisa digunakan untuk mengisi BBM bersubsidi di SPBU. 

Barcode ini berisi kuota harian yang diberikan, misalnya 120 liter per hari untuk Pertalite. Simpan barcode ini dengan baik karena akan digunakan setiap kali mengisi BBM.

Selain mengakses BBM subsidi, aplikasi ini juga dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan informasi mengenai harga BBM di SPBU terdekat, serta memudahkan kamu dalam memantau kuota BBM subsidi yang diterima setiap hari.

BISNIS
Mau Buka Alfamart? Siapkan Minimal Dana Segini

Mau Buka Alfamart? Siapkan Minimal Dana Segini

Minggu, 1 Februari 2026 | 16:07

Membuka gerai ritel modern seperti Alfamart merupakan investasi yang menjanjikan, namun tetap memerlukan perencanaan modal yang matang.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

NASIONAL
Tak Hanya Sedot Dana Pendidikan, Komisi X DPR Usul MBG Juga Ambil Anggaran Kesehatan dan Bansos

Tak Hanya Sedot Dana Pendidikan, Komisi X DPR Usul MBG Juga Ambil Anggaran Kesehatan dan Bansos

Senin, 2 Februari 2026 | 09:16

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian menanggapi gugatan yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi terkait penggunaan anggaran pendidikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 untuk program makan bergizi gratis (MBG).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill