Merindukan Rumah di Bawah Naungan Syariah
Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:20
Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
TANGERANGNEWS.com- Blind spot merupakan area di sekitar kendaraan besar, seperti truk, yang tidak dapat dilihat oleh pengemudi melalui kaca spion atau jendela.
Area ini sangat berbahaya, terutama bagi pengendara kendaraan kecil seperti sepeda motor atau mobil, karena berpotensi menyebabkan kecelakaan sangat tinggi.
Berikut empat titik blind spot truk yang harus diwaspadai.
1. Bagian Depan Truk
Area tepat di depan truk sering kali tidak terlihat oleh pengemudi. Pengendara motor atau mobil sebaiknya menghindari berada di posisi ini, terutama di jalan menurun, karena risiko rem truk gagal dapat menyebabkan kecelakaan.
2. Sisi Kanan dan Kiri Truk
Kedua sisi truk merupakan blind spot yang cukup luas. Pastikan untuk menjaga jarak aman dan tidak berlama-lama berada di area ini, karena pengemudi truk mungkin tidak menyadari keberadaan kendaraan.
3. Bagian Belakang Truk
Blind spot di bagian belakang truk sangat berbahaya karena pengemudi truk tidak dapat melihat kendaraan yang terlalu dekat di belakangnya.
Hindari menempel terlalu dekat di belakang truk untuk mencegah risiko kecelakaan, terutama saat truk mundur atau berhenti mendadak.
Jaga Jarak Aman
Selalu beri ruang yang cukup antara kendaraan dan truk. Jangan berada terlalu dekat, terutama di bagian depan dan belakang.
Hindari Berada di Blind Spot
Jika memungkinkan, percepat kendaraan untuk keluar dari area blind spot truk, atau perlambat hingga dapat terlihat jelas oleh pengemudi truk.
Waspada di Jalan Tanjakan dan Turunan
Di jalan menanjak, truk berisiko gagal menanjak, sehingga bisa mundur secara tiba-tiba. Sementara di turunan, risiko rem gagal meningkat, jadi hindari berada di depan truk.
Mengetahui lokasi blind spot truk dan bagaimana menghindarinya adalah salah satu cara untuk mengurangi risiko kecelakaan di jalan.
Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
TODAY TAGKomisi I DPRD Kota Tangerang mendorong percepatan penyelesaian penyerahan Fasilitas Sosial (Fasos) dan Fasilitas Umum (Fasum) di Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas. Langkah ini dinilai penting agar warga yang telah lama bermukim
Petugas Kepolisian akhirnya mengamankan tersangka kasus tabrak lari yang menewaskan seorang tokoh Pramuka asal Tangerang, Herman Sulistyo, 71, alias Kak Herman tahun di Desa Bitung Jaya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang pada Minggu 7 Juni 2026
Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews