Connect With Us

BMKG Catat 2024 Jadi Tahun Terpanas di Indonesia

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 17 Januari 2025 | 14:24

Ilustrasi cuaca panas di Indonesia. (@TangerangNews / Freepik)

TANGERANGNEWS.com- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat bahwa tahun 2024 menjadi tahun terpanas dalam sejarah Indonesia. 

Berdasarkan data dari 113 stasiun pengamatan BMKG, suhu udara rata-rata sepanjang tahun 2024 mencapai 27,5 derajat Celsius.  

Rekor Suhu Udara dalam 10 Tahun Terakhir 

Dalam satu dekade terakhir, suhu udara di Indonesia menunjukkan tren peningkatan. Berikut adalah rata-rata suhu udara dari tahun ke tahun:  

  • 2015: 26,9°C 
  • 2016: 27,3°C 
  • 2017-2018: 26,9°C 
  • 2019-2020: 27,1°C 
  • 2021: 26,9°C 
  • 2022: 26,8°C 
  • 2023: 27,2°C 
  • 2024: 27,5°C (terpanas)  

Fenomena El Nino Jadi Penyebab Utama

BMKG menjelaskan, suhu panas ekstrem pada tahun 2024 disebabkan oleh fenomena El Nino, yaitu pemanasan suhu permukaan air di Samudra Pasifik. Fenomena ini memicu peningkatan suhu udara di berbagai wilayah Indonesia, menyebabkan cuaca terasa lebih panas dari biasanya.  

Peningkatan suhu udara yang signifikan ini berpotensi menyebabkan berbagai dampak, seperti kekeringan, peningkatan kebutuhan air, serta meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan. 

BISNIS
Pakons Prime Hotel Tangerang Hadirkan Wedding Showcase, Tawarkan Paket Mulai Rp32 Juta

Pakons Prime Hotel Tangerang Hadirkan Wedding Showcase, Tawarkan Paket Mulai Rp32 Juta

Jumat, 25 September 2026 | 22:29

Pakons Prime Hotel Tangerang menggelar Showcase Wedding selama dua hari selama tanggal 25 hingga 26 September 2026.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill