Connect With Us

PLN Kolaborasi dengan Perusahaan Asal Arab, Kembangkan Proyek PLTS Terapung di Jatigede

Fahrul Dwi Putra | Senin, 14 April 2025 | 11:41

PT PLN (Persero) dan perusahaan energi terbarukan asal Uni Emirat Arab, Masdar, melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, pada Selasa 8 April 2025 (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- PT PLN (Persero) menjalin kerja sama strategis dengan perusahaan energi terbarukan asal Uni Emirat Arab, Masdar, untuk mengembangkan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terapung di Indonesia. 

Penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, pada Selasa 8 April 2025, bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Kerja sama ini berfokus pada eksplorasi potensi pembangunan PLTS terapung di Waduk Jatigede, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. 

Proyek tersebut bertujuan memanfaatkan kekayaan potensi energi surya Indonesia dengan memaksimalkan lahan air sebagai media pembangkit energi bersih. Hal ini dilakukan guna mempercepat peralihan menuju energi rendah karbon.

Selain penandatanganan MoU, PLN dan Masdar juga menyepakati Principles of Agreement guna membuka peluang pengembangan lebih lanjut kapasitas PLTS Terapung Cirata. 

PLTS Cirata sendiri telah resmi beroperasi sejak November 2023 dengan kapasitas 192 Megawatt peak (MWp). Keberadaan pembangkit ini telah memberi pasokan energi bersih untuk sekitar 50.000 rumah dan berhasil menekan emisi karbon hingga 214.000 ton per tahun.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menegaskan, kolaborasi ini merupakan salah satu langkah nyata PLN dalam memimpin transisi energi di Indonesia. 

Menurutnya, sinergi dengan mitra global seperti Masdar akan memperkuat posisi Indonesia dalam menghadapi tantangan krisis iklim dunia.

"Melalui peningkatan kapasitas energi terbarukan, kami tidak hanya mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil tetapi juga menguatkan kedaulatan energi dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional," kata Darmawan.

Ia juga menyampaikan, PLN terus membuka peluang kerja sama lintas negara untuk mempercepat transisi energi. Menurutnya, kolaborasi itu mencakup pendanaan, pertukaran teknologi, serta pengembangan sumber daya manusia sebagai elemen penting dalam mewujudkan sistem energi yang lebih hijau.

Sementara itu, Chief Executive Officer Masdar Mohamed Jameel Al Ramahi menyambut baik kerja sama ini dan menyampaikan optimismenya terhadap potensi pengembangan proyek energi terbarukan di Indonesia bersama PLN.

"Perjanjian ini juga menunjukkan komitmen berkelanjutan kami untuk mendukung target energi terbarukan Indonesia yang ambisius. Kami menantikan untuk terus membangun kemitraan yang sudah kuat dengan PLN guna menjajaki pengembangan proyek energi terbarukan yang mendorong pertumbuhan berkelanjutan di Indonesia," ujar Jameel.

Lebih lanjut, PLN memastikan akan terus berinovasi dalam menyusun solusi energi berkelanjutan. Salah satu target utamanya adalah mendukung pencapaian net zero emissions di Indonesia pada 2060 atau bahkan lebih cepat.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

PROPERTI
Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Kamis, 5 Februari 2026 | 07:29

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) menyepakati penjajakan awal kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur-Barat rute Kembangan- Balaraja dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

KOTA TANGERANG
Maryono Wanti-wanti Kontraktor Proyek di Kota Tangerang: Jangan Cuma Kejar Untung!

Maryono Wanti-wanti Kontraktor Proyek di Kota Tangerang: Jangan Cuma Kejar Untung!

Kamis, 5 Februari 2026 | 19:45

Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan mengingatkan agar pelaku jasa konstruksi yang mengerjakan proyek pembangunan di Kota Tangerang agar tidak hanya mengejar margin keuntungan semata, namun juga memberi manfaat bagi masyarakat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill