Connect With Us

Ini Penyebab Antrean Haji di Indonesia Capai Puluhan Tahun

Fahrul Dwi Putra | Senin, 28 April 2025 | 13:45

Calon jemaah haji Kota Tangerang. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com- Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar berdasarkan laporan Global Muslim Population terbaru. Tidak mengherankan jika jumlah umat Islam yang mendaftar haji dari Indonesia terus membeludak, hingga membuat antrean keberangkatan menembus puluhan tahun.

Ibadah haji sebagai rukun Islam kelima memang menjadi impian banyak Muslim di Indonesia. Semangat tinggi ini menjadikan waktu tunggu keberangkatan kian panjang, bahkan di beberapa wilayah bisa mencapai lebih dari 40 tahun.

Setiap tahunnya, Indonesia menerima kuota haji dari pemerintah Arab Saudi melalui kesepakatan Organisasi Konferensi Islam (OKI), yaitu satu orang per 1.000 penduduk Muslim. Dengan populasi Muslim di Indonesia yang melebihi 230 juta jiwa, jumlah pendaftar haji jauh melampaui kuota yang tersedia.

Mengutip data DetikCom, Senin, 28 April 2025, Indonesia dan Arab Saudi menyepakati kuota haji tahun 2025 sebanyak 221.000 jemaah. Rinciannya, 203.320 kuota untuk jemaah haji reguler dan 17.680 kuota untuk jemaah haji khusus.

Dalam kuota jemaah haji reguler, sebanyak 190.897 jemaah merupakan pendaftar yang berhak lunas sesuai urutan porsi, 10.166 kuota untuk jemaah prioritas lanjut usia, 685 untuk pembimbing ibadah dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), serta 1.572 kuota untuk petugas haji daerah (PHD).

Durasi antrean haji di setiap daerah pun berbeda-beda. Misalnya saja, data dari Kementerian Agama RI menunjukkan, Kabupaten Bantaeng di Sulawesi Selatan mencatat masa tunggu terpanjang hingga 47 tahun. Sementara antrean tercepat tercatat di Kabupaten Maluku Barat Daya, dengan waktu tunggu sekitar 11 tahun.

Jadwal Keberangkatan Haji 2025 

Keberangkatan jemaah haji 2025 terbagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama diterbangkan ke Madinah dan gelombang kedua ke Jeddah.

Gelombang I - Tujuan Bandara AMAA Madinah

  • Awal pemberangkatan: 2 Mei 2025 
  • Akhir pemberangkatan: 16 Mei 2025

Gelombang II - Tujuan Bandara KAAIA Jeddah

  • Awal pemberangkatan: 17 Mei 2025 
  • Akhir pemberangkatan: 31 Mei 2025

Closing Date KAAIA Jeddah

  • 31 Mei 2025 pukul 24.00 WAS

Jemaah masuk asrama haji mulai Kamis, 1 Mei 2025.

 

BANTEN
PLN Pastikan Listrik dan SPKLU di Banten Siap Beroperasi Optimal untuk Mudik Lebaran 2026

PLN Pastikan Listrik dan SPKLU di Banten Siap Beroperasi Optimal untuk Mudik Lebaran 2026

Senin, 16 Maret 2026 | 23:03

Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, PT PLN (Persero) memastikan kesiapan penuh sistem kelistrikan di wilayah Provinsi Banten untuk mendukung kenyamanan masyarakat selama Ramadan hingga arus mudik Lebaran 2026.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

BANDARA
Cuaca Esktrem Jadi Tantangan di Bandara Soetta, AirNav Siapkan Startegi Cegah Delay saat Arus Mudik

Cuaca Esktrem Jadi Tantangan di Bandara Soetta, AirNav Siapkan Startegi Cegah Delay saat Arus Mudik

Senin, 16 Maret 2026 | 23:21

Menghadapi lonjakan arus mudik Lebaran 2026, AirNav Indonesia memperkuat pengawasan lalu lintas udara, khususnya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), sebagai bandara tersibuk di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill