Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com- Sebanyak 1.762 jemaah haji asal Kota Tangerang diberangkatkan dari Masjid Raya Al-A’zhom, Kota Tangerang, pada Sabtu, 11 Mei 2024.
Para jemaah dilepas langsung oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang beserta Pimpinan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Banten maupun Kota Tangerang.
Kepala Kantor Kemenag Kota Tangerang Samsudin mengatakan, para jemaah akan diberangkatkan melalui embarkasi Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.
Lalu, pemberangkatan akan dilakukan secara bertahap melalui 5 kloter yang telah ditentukan, yakni kloter 2, kloter 12, kloter 20, kloter 41, dan kloter 64 sesuai pembagian kloter secara nasional.
"Seperti tahun sebelumnya, kami tahun ini juga tetap mengedepankan pelayanan 'Haji Ramah Lansia' meski jumlah jemaah berusia lanjut lebih sedikit dibandingkan tahun kemarin," ujar Samsudin.
Adapun pemulangan para jemaah haji rencananya akan seperti pada tahun sebelumnya, yakni memanfaatkan fasilitas Asrama Haji Provinsi Banten yang terletak di Cipondoh, Kota Tangerang.
Terkait fasilitas penunjang dan akses jalan, Samsudin menyebut pihaknya masih berkoordinasi dengan Pemprov Banten, Pemkot Tangerang, dan pihak-pihak terkait.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGAirNav Indonesia dan Airservices Australia (ASA) resmi menutup rangkaian program Indonesia Transport Safety Assistance Package (ITSAP) di Kantor Pusat AirNav Indonesia, Kota Tangerang.
Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng
Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews