Connect With Us

Kemenkeu Klaim Negara Relakan Rp362,5 Triliun Pajak untuk Masyarakat Lewat Insentif

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 27 Agustus 2025 | 13:39

Ilustrasi pajak. (@TangerangNews2017 / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membeberkan negara sebenarnya bisa mengantongi Rp362,5 triliun per tahun dari penerimaan pajak. Namun, penerimaan itu direlakan untuk masyarakat dalam bentuk berbagai insentif perpajakan.

Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Kepatuhan Pajak Yon Arsal menjelaskan, angka tersebut merupakan belanja perpajakan atau tax expenditure. 

Skema ini diberikan pemerintah dalam bentuk fasilitas atau insentif perpajakan, baik berupa pembebasan maupun pengecualian pajak.

“Artinya, dengan secara sengaja pemerintah memberikan fasilitas atau insentif (perpajakan) kepada masyarakat,” kata Yon dikutip dari CNN Indonesia, Rabu, 27 Agustus 2025.

Ia menyebut, pada 2023 jumlah insentif pajak yang seharusnya menjadi penerimaan negara namun diberikan kembali kepada masyarakat mencapai Rp362 triliun per tahun. Angka itu setara 1,73 persen dari produk domestik bruto (PDB).

“Pada 2023, total besaran insentif pajak yang seharusnya diterima (sebagai penerimaan pajak) oleh pemerintah, tapi kemudian diberikan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pengecualian pembebasan pajak atau objek pajak yang tidak dipajaki itu sebesar Rp362 triliun per tahun,” tuturnya.

Jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, belanja perpajakan terus meningkat. Pada 2020 jumlahnya Rp246,1 triliun atau 1,59 persen PDB, naik menjadi Rp314,6 triliun pada 2021, dan bertambah lagi menjadi Rp341,1 triliun di 2022.

Yon memaparkan, sebagian besar insentif tersebut dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat. Pada 2023, sekitar Rp169 triliun atau 46,7 persen digunakan untuk sektor pendidikan, kesehatan, serta pembebasan PPN atas barang kebutuhan pokok.

“Kalau kita lihat dari penerima manfaatnya itu paling besar digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, yaitu sekitar Rp169 triliun (46,7 persen). Termasuk di dalamnya itu dalam bentuk misalnya pengecualian PPN atas pendidikan, barang kebutuhan pokok, kesehatan, dan sebagainya,” jelasnya.

Selain itu, 23,6 persen atau Rp85,4 triliun dialokasikan untuk mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Contohnya, pemerintah membebaskan pajak bagi UMKM dengan penghasilan di bawah Rp500 juta per tahun.

Kemudian, Rp61,2 triliun atau 16,9 persen ditujukan untuk memperkuat iklim investasi, sedangkan Rp46,8 triliun atau 12,9 persen sisanya untuk mendukung dunia usaha.

“Pemerintah men-sacrifice (merelakan) tidak mendapatkan penerimaan (pajak) pada saat ini, tetapi diberikan kepada masyarakat melalui berbagai insentif pajak,” pungkasnya.

BISNIS
Catat Pendapatan Rp30,9 Triliun, Bank Danamon Naik ke Peringkat 44 Daftar Fortune Indonesia 100

Catat Pendapatan Rp30,9 Triliun, Bank Danamon Naik ke Peringkat 44 Daftar Fortune Indonesia 100

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:16

PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) berhasil naik peringkat dalam jajaran 100 perusahaan terbesar di Indonesia versi Fortune Indonesia 100 Tahun 2026.

KAB. TANGERANG
200 Perdagang Gulung Tikar Buntut Revitalisasi Pasar Kronjo Mangkrak

200 Perdagang Gulung Tikar Buntut Revitalisasi Pasar Kronjo Mangkrak

Senin, 2 November 2026 | 22:39

Sebanyak 200 pedagang di Pasar Tradisional Kronjo, Kabupaten Tangerang mengalami gulung tikar buntut proyek revitalisasi yang mangkrak.

BANTEN
Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Senin, 2 November 2026 | 18:33

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.

BANDARA
Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:53

Maskapai penerbangan Citilink menghadirkan inovasi baru untuk memperkuat pengalaman terbang pelanggannya melalui kolaborasi strategis bersama Krispy Kreme Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill