Connect With Us

Soft Opening, Perumahan 2 Lantai TSM Land Serpong Hadir di Parung Panjang

Fahrul Dwi Putra | Minggu, 18 Agustus 2024 | 15:03

TSM Land mengembangkan Perumahan Dua Lantai yang berlokasi di Kabasiran, Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Minggu, 18 Agustus 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Pengembang properti TSM Land dengan bangga menggelar soft opening untuk proyek terbarunya, yakni perumahan dua lantai yang berlokasi di Kabasiran, Parung Panjang, pada Minggu, 18 Agustus 2024.

Rencana konsepnya ialah sebuah ruang tinggal modern yang dirancang khusus untuk keluarga, sehingga mengutamakan kenyamanan dan kepraktisan. 

Dengan harga mulai dari Rp500 jutaan, perumahan ini memberikan peluang bagi individu maupun keluarga untuk memiliki rumah impian tanpa harus mengeluarkan biaya yang besar.

Managing Director TSM Land Soni mengatakan, soft opening ini digelar sekaligus menjadi ajang untuk mengenalkan proyek baru tersebut kepada masyarakat, khususnya calon pembeli.

"Tujuan kami adalah menyediakan pilihan perumahan berkualitas tinggi yang memenuhi kebutuhan beragam pelanggan kami sambil menjamin keterjangkauan dan nilai yang sangat baik," ujar Soni.

Menurutnya, setiap orang berhak memiliki tempat yang dapat mereka sebut sebagai rumah, dan hal itulah yang mencerminkan visi dari pengembangan perumahan tersebut.

Pada acara soft opening, para calon pembeli dan pengunjung dapat melihat langsung unit-model, hingga merasakan kualitas konstruksi, serta mengetahui lebih banyak tentang fitur-fitur dan fasilitas yang ditawarkan oleh TSM Land Serpong. 

Acara ini juga akan diramaikan dengan berbagai lomba dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI, serta hadiah langsung bagi pengunjung yang hadir.

Selain itu, TSM Land memberikan penawaran khusus selama acara soft opening, di mana calon pembeli yang melakukan pemesanan Nomor Urut Pemesanan (NUP) pada hari tersebut berkesempatan untuk mendapatkan hadiah langsung, seperti peralatan elektronik bernilai jutaan rupiah dan voucher belanja eksklusif.

Dalam kesempatan itu, TSM Land juga berkomitmen untuk membangun komunitas yang berkelanjutan, dengan fokus pada kesejahteraan para penghuninya. 

Oleh karena itu, perumahan ini dilengkapi dengan ruang hijau dan infrastruktur modern yang dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup penghuni. 

Soni menambahkan, TSM Land bukan hanya sekadar membangun rumah, namun ingin menciptakan komunitas di mana para penghuni dapat membangun kenangan dan menjalin hubungan yang langgeng.

"Fokus kami pada keberlanjutan, inovasi, dan kepuasan pelanggan membedakan kami sebagai pengembang yang tidak hanya menghargai struktur yang kami bangun, tetapi juga kehidupan yang kami sentuh," imbuhnya.

Dengan dimulainya soft opening ini, TSM Land berharap dapat menunjukkan komitmen mereka dalam menyediakan hunian yang dirancang dengan baik, lingkungan yang tenang, dan masa depan yang cerah bagi keluarga Indonesia. 

KAB. TANGERANG
Kenaikan Harga Solar Hambat Retribusi dan Pengangkutan Sampah di Kabupaten Tangerang

Kenaikan Harga Solar Hambat Retribusi dan Pengangkutan Sampah di Kabupaten Tangerang

Jumat, 9 Oktober 2026 | 18:57

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis solar berdampak langsung pada operasional pengangkutan sampah di Kabupaten Tangerang.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

OPINI
Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:25

Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill