Connect With Us

Mayoritas Inginkan Maradona Dipecat

| Minggu, 27 September 2009 | 13:04

TANGERANGNEWS- Popularitas Diego Armando Maradona sebagai pelatih Timnas Argentina terus menyusut. Kekalahan demi kekalahan yang diterima Tim Tanggo, julukan Argentina selama babak penyisihan Piala Dunia 2010 zona Amerika Selatan pun membuat masyarakat sangsi dengan kemampuan Maradona. Akibatnya, tekanan bertubi-tubi terus dialamatkan pada mantan pemain Napoli tersebut. Terbaru, mayoritas masyarakat Argentina bahkan terang-terangan meminta agar Maradona dipecat dari kursi pelatih kepala Timnas Tango. Keinginan tersebut tercermin dari hasil survey yang dilakukan Carlos Fara and Associates Jumat (25/9) lalu. Dalam survey tersebut, Carlos Fara and Associated mengambil sampel sebanyak 442 responden. Hasilnya pun mencengangkan. Sebab, sebanyak 67 persen responden menginginkan agar Timnas Tango tak lagi dinahkodai Maradona. Hanya 22 persen responden yang tetap mendukung pelatih boncel tersebut untuk tetap menangani Lionel Messi dkk. Sedangkan sisanya memilih abstain. Keinginan mayoritas warga tersebut tentu tak bisa dilepaskan dari buruknya rekam jejak Maradona selama mengarsiteki Timnas Argentina di babak penyisihan Piala Dunia 2010. Dari enam pertandingan di bawah polesannya selama 2009, Argentina sudah menelan empat kekalahan. Terakhir, mereka diempaskan Paraguay sebiji gol tanpa balas pada 9 September silam. Empat hari sebelumnya, Lionel Messi dkk juga menuai malu di depan publik Argentina setelah ditaklukkan seteru abadinya, Brazil dengan skor telak 1-3. Hasil jeblok tersebut membuat posisi Argentina kritis. Mereka terdampar di urutan kelima klasemen sementara. Padahal, hanya posisi empat besar yang otomatis lolos ke Afrika Selatan. Sementara, peringkat kelima harus menjalani playoff kontra penghuni peringkat empat zona Amerika Utara, Tengah dan Karibia. Di sisi lain, Lionel Messi membantah kabar bahwa dirinya terlibat perang dingin dengan Maradona. Bintang Barcelona tersebut mengatakan bahwa hubungannya dengan Maradona baik-baik saja. "Tidak benar bahwa Maradona tak bicara denganku. Hubungan kami sangat fantastis dan dia sangat akrab dengan semua pemain," ujar Messi kepada salah satu radio Argentina seperti dikutip Reuters.(ir/jp)
AYO! TANGERANG CERDAS
Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Kamis, 7 Mei 2026 | 21:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan mengevaluasi sejumlah jurusan di sekolah menengah kejuruan (SMK) yang dinilai sudah tidak lagi sebanding dengan kebutuhan dunia kerja.

NASIONAL
Diskon Tambah Daya PLN 50 Persen Dimanfaatkan 116.537 Pelanggan, Daya 900 VA ke 1.300 VA Paling Diminati

Diskon Tambah Daya PLN 50 Persen Dimanfaatkan 116.537 Pelanggan, Daya 900 VA ke 1.300 VA Paling Diminati

Jumat, 8 Mei 2026 | 19:41

Program diskon tambah daya 50 persen dari PT PLN (Persero) bertajuk “Power Up Real, Listrik Aman Kerja Lancar” dimanfaatkan sebanyak 116.537 pelanggan di seluruh Indonesia selama periode 15 hingga 28 April 2026.

TANGSEL
Airin Raih Penghargaan Nasional, Benyamin Kenang Capaian saat Pimpin Tangsel

Airin Raih Penghargaan Nasional, Benyamin Kenang Capaian saat Pimpin Tangsel

Jumat, 8 Mei 2026 | 21:03

Mantan Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany baru saja dinobatkan sebagai Outstanding Influential Woman Leader in Regional Development dalam ajang bergengsi CNN Indonesia Leading Women Awards 2026.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill