Connect With Us

PWI Tangerang Kembali Juara Umum di Pekan Olahraga Wartawan

Mohamad Romli | Jumat, 25 Oktober 2019 | 15:54

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi P menyerahkan piala emas kepada Hendra Wijaya dan Eko Marhen yang berhasil meraih piala emas dan perunggu di cabang olahraga bulutangkis Porwaban Banten 2019. (TangerangNews/2019 / Mohamad Romli)

 

TANGERANGNEWS.com-Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tangerang berhasil meraih posisi juara umum Pekan Olahraga Wartawan Banten (Porwaban) 2019. 

Keberhasilan itu diraih setelah Eko Marhen meraih piala emas dari cabang olahraga bulutangkis nomor tunggal putra pada pertandingan yang dihelat di venue bulutangkis, Gedung Olahraga Badminton Provinsi Banten, Kawasan Pemerintahan Provinsi Banten, Kota Serang, Jumat, (25/10/2019)

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi P menyerahkan piala emas kepada Hendra Wijaya dan Eko Marhen yang berhasil meraih piala emas dan perunggu di cabang olahraga bulutangkis Porwaban Banten 2019.

Eko mencatatkan kemenangan dua set langsung atas rivalnya juara bertahan Nizar, tim dari Kabupaten Serang.

"Ini adalah pertandingan yang menengangkan, karena saya memiliki tanggungjawab besar untuk membawa nama baik PWI Kabupaten Tangerang," ujar Eko.

Selanjutnya, Eko dipastikan mewakili Banten untuk cabang olahraga bulutangkis di Pekan Olahraga Nasional (Porwanas) yang rencananya akan dihelat tahun 2020 mendatang di Jawa Timur.

Baca Juga :

Masih dari cabang olahraga bulutangkis nomor ganda putra, PWI Kabupaten Tangerang juga meraih piala perunggu. Duet Hendra Wijaya dan Eko Marhen berhasil mengalahkan pasangan ganda putera dari Pandeglang, Adib dan Yusuf.

Pada pertandingan hari sebelumnya, kontingen yang dipimpin langsung Ketua PWI Kabupaten Tangerang Sangki Wahyudin, juga berhasil meraih 4 medali dari cabang olahraga catur dan tenis meja. Dari catur, Sangki Wahyudin menyumbang perak dan Rahmat Halawa, perunggu. Sementara, Ahmad Haris menyumbang emas dari cabang olahraga tenis meja, sementara Ahmad Ramzy meraih perak.

"Keberhasilan ini berkat kerja keras dan kerjasama tim yang baik. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua atlet yang terlibat, dan para pihak yang mendukung, terutama Pemkab Tangerang dan KONI Kabupaten Tangerang," ujar Ketua PWI Kabupaten Tangerang, Sangki Wahyudin.

Sangki menambahkan, setelah Porwaban yang digelar Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Banten itu, ia akan mempersiapkan atlet yang lolos ke Porwanas.

"Kami akan melakukan persiapan, agar atlet kami bisa meningkatkan performanya di Porwanas karena wartawan yang sehat akan menghasilkan pikiran dan berita yang hebat," imbuhnya.

Ketua PWI Banten Rian Nopandra mengucapkan selamat atas keberhasilan kontingen Kabupaten Tangerang tersebut.

"Semua tim sudah menunjukkan penampilan terbaiknya. Kami salut kepada semua atlet PWI yang telah berjuang di Porwaban tahun ini. Hal ini menunjukkan bahwa banyak potensi olahraga di wartawan Banten. Kami ucapkan selamat kepada PWI Kabupaten Tangerang yang telah meraih posisi juara umum," pungkasnya.(RMI/HRU)

TEKNO
kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

Jumat, 31 Juli 2026 | 07:05

Paket internet sekarang tidak cuma soal jumlah gigabyte. Lewat kUotamasya by.U, kamu bisa mendapatkan kuota sekaligus mendapatkan kesempatan untuk mengikuti perjalanan dengan harga spesial.

NASIONAL
IDI Nilai Komentar Nirempati Oknum Nakes ke Yurizal Pasien BPJS karena Dipicu Burnout

IDI Nilai Komentar Nirempati Oknum Nakes ke Yurizal Pasien BPJS karena Dipicu Burnout

Rabu, 5 Agustus 2026 | 14:41

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menanggapi munculnya komentar yang dinilai tidak berempati dari sejumlah akun yang mengaku sebagai tenaga kesehatan terhadap pasien BPJS Kesehatan bernama Yurizal Tri Chaerawan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill