Connect With Us

Kontingen Banten Raih 3 Medali dari Cabor Judo & Gantole di PON XX Papua 2021

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 1 Oktober 2021 | 15:56

Atlet judo kontingen Banten Amanah Nur Istiqomah (kiri), pelatih Haerviner (tengah) dan Dicky Zulfikar (kanan) seusai mengikuti pertandingan PON XX Papua 2021 di gedung olahraga Enemene, Kabupaten Timika. (@TangerangNews / KONI Kabupaten Tangerang)

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak tiga medali berhasil diraih Kontingen Banten untuk cabang olahraga (Cabor) judo dan gantole dalam PON XX Papua 2021.

Sumbangan medali ini berasal dari cabor judo dengan 1 perak dan 1 perunggu, serta tambahan 1 perunggu lagi dari cabor gantole.

Dihelat di GOR Emeneme, Kabupaten Mimika, cabor judo Banten nyaris merebut emas di klas 55kg putri. Judoka Banten Amanah Nur Istiqomah menghadapi atlet DKI Jakarta Maryam March Maharani.

Namun, saat bertanding Isti terjatuh akibat lututnya sakit. Hal ini karena Isti baru saja sembuh dari operasi lutut beberapa waktu lalu.

“Sebenarnya atlet DKI adalah lawan Isti sejak masih berstatus pelajar. Isti selalu menang saat itu. Saya akui di PON ini Isti kurang maksimal setelah operasi lututnya,” ujar Haeviner Achmad, pelatih judo Banten, seperti dilansir dari Suara, Jumat 1 Optoner 2021.

Sedangkan satu perunggu lainnya didapat lewat judoka Dicky Zulfikar di klas 55kg setelah mengalahkan lawannya, Syahrul dari DKI Jakarta.

Lalu, sumbangan perunggu lainnya datang dari cabor gantole nomor Ketepatan Mendarat beregu. Tim Banten yang terdiri dari Aji Enoh dan Tb Husni Mubarak menduduki posisi ketiga saat beraksi di Doyo Baru, Sentani, Kabupaten Jayapura.

NASIONAL
Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta

Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta

Rabu, 7 Oktober 2026 | 21:41

Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:25

Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill