Connect With Us

Atlet Muay Thai Raih Emas Perdana untuk Kontingen Banten di PON XX Papua

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 4 Oktober 2021 | 09:18

Mia Amalia (tengah) Muay Thai pada PON XX Papua 2021 berhasil meraih medali emas, Minggu 3 Oktober 2021, sore. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kontingen Banten berhasil meraih medali emas perdana dari cabang olahraga (cabor) Muay Thai pada PON XX Papua 2021, Minggu 3 Oktober 2021, sore.

Medali tersebut diraih atas kemenangan Mia Amalia yang bertanding di kelas 51 kg. Ia mampu menaklukan atlet tuan rumah Papua Paula Renady Sauke dengan kemenangan mutlak.

Dilansir RMOL Banten, Senin 4 Oktober 2021, Mia yang tampil di sudut merah beberapa kali menjatuhkan Paula. Sehingga tidak ada celah buat wasit dan juri memberikan nilai buat lawan.

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy yang didampingi istri Ade Rossi terlihat begitu gembira menyambut kemenangan membanggakan buat warga Banten.

BANDARA
AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:31

AirNav Indonesia dan Airservices Australia (ASA) resmi menutup rangkaian program Indonesia Transport Safety Assistance Package (ITSAP) di Kantor Pusat AirNav Indonesia, Kota Tangerang.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

TANGSEL
Sambut Tahun Ajaran Baru, 106 Anak di Tangsel Ikut Khitanan Massal PSI

Sambut Tahun Ajaran Baru, 106 Anak di Tangsel Ikut Khitanan Massal PSI

Minggu, 5 Juli 2026 | 20:27

Sebanyak 106 anak di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengikuti khitanan masal yang digelar Partai Solidaritas Indonesia di kawasan Ciputat Timur pada Minggu, 5 Juli 2026.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill