Bupati Tangerang Dukung Pendidikan Antikorupsi Masuk Sekolah
Selasa, 12 Mei 2026 | 00:59
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyoroti betapa pentingnya penanaman nilai antikorupsi sejak usia dini melalui dunia pendidikan.
TANGANGNEWS.com-Piala Dunia Qatar 2022 akan mulai diselenggarakan pada Minggu 20 November 2022, pekan ini. Kapten tim Persita Tangerang Muhammad Toha mengaku mendukung dan menjagokan Prancis akan kembali keluar menjadi juara.
Muhammad Toha yang sekaligus menjadi bek kanan Persita ini menyebut, peluang Prancis untuk mempertahankan gelar pada Piala Dunia kali ini masih cukup besar.
Pemain asal Bontang, Kalimantan Timur ini juga yakin Prancis mampu mematahkan kutukan yang beredar, bahwa pemegang gelar juara Piala Dunia akan turun performanya pada edisi berikutnya.
"Pemain Prancis semakin matang. Meski tak tampil mengesankan di UEFA Nations League, tapi saya yakin di event besar kali ini, Prancis masih bisa menuju final," ucapnya dikutip dari tribundepok.com, Kamis 17 November 2022.
Menurut Toha, saat ini para pemain Prancis sedang dalam performa terbaiknya, seperti Karim Benzema, Oliver Giroud, dan Kylian Mbappe serta sosok pelatihnya, Didier Deschamps yang berkompeten.
Prancis yang tergabung dalam grup D akan menghadapi Tunisia, Denmark, dan Australia. Toha menyebut potensi kemenangan tinggi akan diraih ketika melawan Tunisia dan Australia, sementara Denmark, Toha memprediksi akan terjadi perlawanan sengit.
Toha menjelaskan, Prancis perlu memperkuat lini tengah pasca Ngolo Kante absen karena cedera. Namun, ia yakin Prancis masih memiliki banyak stok untuk mengisi lini tengah.
Selain itu, Toha menyarankan Prancis untuk menyoroti Karim Benzema. Striker yang baru-baru ini memenangkan Ballon d'Or ini, kata Toha, akan memberikan kejutan di Piala Dunia Qatar 2022 nanti.
"Bagi saya, perlu melihat permainan Karim Benzema. Setidaknya menambah ilmu, bagaimana seorang bek bisa membaca permainan Benzema nanti. Tentu saya akan ambil positifnya dari permainan mereka nanti," tutup Toha.
TODAY TAGBupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyoroti betapa pentingnya penanaman nilai antikorupsi sejak usia dini melalui dunia pendidikan.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
Memulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews