Connect With Us

Begini Penjelasan Panitia Porprov VI Banten Soal Rekapitulasi Medali

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 28 November 2022 | 12:25

Warga sedang melihat hasil perolehan medali Porprov VI Banten di Ruang Media Center Stadion Benteng, Kota Tangerang, Senin 28 November 2022. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Rekapitulasi medali Porprov VI Banten masih terus berjalan. Panitia Porprov memastikan perolehan hasil medali setiap kontingen kabupaten/kota tetap sama dengan hasil pertandingan masing-masing cabang olahraga.

Anggota Bidang Pertandingan Panitia Porprov VI Arsani Maidi menjelaskan, standart penginputan hasil pertandingan setiap harinya berdasarkan laporan resmi dari Technical Delegate (TD). 

"Hasil akhir pertandingan Porprov VI Banten berdasarkan laporan dari TD secara tertulis. Itu yang jadi pegangan kami ketika menginput perolehan medali. Kalaupun ada informasi terkait hasil selain dari TD, tidak bisa jadi acuan. Dasarnya laporan TD dari masing-masing cabang olahraga," kata Arsani, Senin 28 November 2022.

Proses penginputan, selalu update setiap harinya per pukul 21.00 WIB. Kemudian hasil rekapitulasi perolehan medali dipublish di website porprovbanten2022.id. 

"Selain di web resmi Porprov, kami publish juga di Instagram Porprov dan WhatsApps (WA) group PIC kabupaten/kota," bebernya. 

Bahkan di WA grup PIC dan TD dilampirkan juga hasil klasemen sementara setiap cabornya, sehingga dapat diketahui jumlah medali yang sudah input. "Juga yang sudah masuk ke bidang pertandingan berdasarkan laporan dari TD," ujar Asrani.

Jika TD terlambat melaporkan hasil pertandingan pada hari itu atau melewati pukul 21.00 WIB, penginputan akan dilakukan keesokan harinya.

Diketahui, per tanggal 27 November 2022 klasemen sementara perolehan medali Porprov masih didominasi Kota Tangerang sebanyak 556 medali dengan rincian 226 emas, 174 perak, 156 perunggu.

Posisi dua klasemen ditempati Kabupaten Tangerang dengan memperoleh 434 medali dari hasil koleksi 155 emas, 141 perak, dan 138 perunggu.

Selanjutnya di posisi tiga ada Kota Tangsel yang meraih 340 medali dari 86 emas, 102 perak, dan 152 perunggu. Sedangkan di posisi keempat klasemen diduduki Kota Cilegon dengan raihan 274 medali dari 72 emas, 91 perak, 111 perunggu.

Lalu, posisi kelima ada Kabupaten Serang yang sudah memperoleh 196 medali dari 45 emas, 51 perak, dan 100 perunggu. Di posisi keenam ditempati Kota Serang yang meraih 187 medali usai menyabet 43 emas, 54 perak, dan 90 perunggu.

Sementara posisi ketujuh diduduki Kabupaten Lebak yang telah memperoleh 166 medali dari 34 emas, 39 perak, dan 93 perunggu.

Di tempat terakhir ada Kabupaten Pandeglang yang berada di posisi kedelapan dengan raihan 120 medali dari hasil koleksi 15 emas, 24 perak, dan 81 perunggu.

BANTEN
Andra Soni Janjikan Parkir Gratis hingga Sembako Murah Khusus Ojol

Andra Soni Janjikan Parkir Gratis hingga Sembako Murah Khusus Ojol

Kamis, 2 Juli 2026 | 13:18

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tengah merumuskan skema kebijakan untuk merespons sejumlah keluhan yang disampaikan oleh komunitas pengemudi ojek online (ojol) roda dua dan roda empat.

BANDARA
AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:31

AirNav Indonesia dan Airservices Australia (ASA) resmi menutup rangkaian program Indonesia Transport Safety Assistance Package (ITSAP) di Kantor Pusat AirNav Indonesia, Kota Tangerang.

KOTA TANGERANG
Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:06

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan melimpahkan kewenangan pengelolaan jalan lingkungan dan drainase ke pihak kecamatan, untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill