Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan
Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TANGERANGNEWS.com- Pelatih Persita Tangerang Divaldo Alves mengungkapkan alasan tim besutannya kalah telak dari PSIS Semarang.
Dalam laga pekan ke-19 BRI Liga 1 2023-2024, di Stadion Jatidiri, Semarang, pada Kamis, 09 November 2023, PSIS berhasil mengoleksi empat gol tanpa balas.
Kendati demikian, Divaldo mengaku telah mengetahui seberapa kuat permainan dan cara PSIS membangun serangan.
Oleh karena itu, ia menilai permainan Pendekar Cisadane masih cukup stabil di babak pertama meski telah kebobolan satu gol.
Namun, lagi-lagi karena kehilangan fokus akhirnya pundi-pundi gol PSIS Semarang terus tambah tanpa bisa memberi gol balasan.
"Mereka (PSIS) lebih efektif dari kita. Walaupun kita ada beberapa situasi dan taktik kita berjalan, tapi mereka lebih efektif," ujar Divaldo dalam sesi jumpa pers pascapertandingan.
Sementara itu, striker Rendy Juliansyah menyebut laga kali ini Persita memiliki sejumlah peluang yang sayangnya belum dapat dimanfaatkan dengan baik.
Meski mengawali debutnya dengan hasil kurang baik, pemain berusia 21 tahun berstatus pinjaman dari Persik Kediri ini berharap pertandingan pekan selanjutnya dapat berbuah poin untuk Persita.
"Untuk pertandingan hari ini semua pemain dan staf pelatih sudah berusaha semaksimal mungkin," ucapnya.
Selanjutnya, Persita akan menjamu Rans Nusantara FC di Stadion Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, pada Kamis, 23 November 2023, mendatang.
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TODAY TAGPencurian kabel counting head atau kabel sinyal sensor Kereta Rel Listrik (KRL) di Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, yang menyebabkan gangguan gangguan perjalanan kereta api (KA) dari Stasiun Daru ke Stasiun Parung Panjang, tengah diselidiki
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
Memulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews