Gelar Pesta Rakyat 2026, D'Masiv hingga Juicy Luicy Bakal Meriahkan HUT RI di GWK Cultural Park
Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:20
GWK Cultural Park kembali menggelar Pesta Rakyat 2026 untuk menyambut Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia.
TANGERANGNEWS.com- Pelatih Persita Tangerang Divaldo Alves mengungkapkan alasan tim besutannya kalah telak dari PSIS Semarang.
Dalam laga pekan ke-19 BRI Liga 1 2023-2024, di Stadion Jatidiri, Semarang, pada Kamis, 09 November 2023, PSIS berhasil mengoleksi empat gol tanpa balas.
Kendati demikian, Divaldo mengaku telah mengetahui seberapa kuat permainan dan cara PSIS membangun serangan.
Oleh karena itu, ia menilai permainan Pendekar Cisadane masih cukup stabil di babak pertama meski telah kebobolan satu gol.
Namun, lagi-lagi karena kehilangan fokus akhirnya pundi-pundi gol PSIS Semarang terus tambah tanpa bisa memberi gol balasan.
"Mereka (PSIS) lebih efektif dari kita. Walaupun kita ada beberapa situasi dan taktik kita berjalan, tapi mereka lebih efektif," ujar Divaldo dalam sesi jumpa pers pascapertandingan.
Sementara itu, striker Rendy Juliansyah menyebut laga kali ini Persita memiliki sejumlah peluang yang sayangnya belum dapat dimanfaatkan dengan baik.
Meski mengawali debutnya dengan hasil kurang baik, pemain berusia 21 tahun berstatus pinjaman dari Persik Kediri ini berharap pertandingan pekan selanjutnya dapat berbuah poin untuk Persita.
"Untuk pertandingan hari ini semua pemain dan staf pelatih sudah berusaha semaksimal mungkin," ucapnya.
Selanjutnya, Persita akan menjamu Rans Nusantara FC di Stadion Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, pada Kamis, 23 November 2023, mendatang.
GWK Cultural Park kembali menggelar Pesta Rakyat 2026 untuk menyambut Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia.
TODAY TAGPembangunan Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Provinsi Banten mulai berlangsung di Kota Serang, Rabu, 5 Agustus 2026.
Polsek Serpong, Polres Tangerang Selatan (Tangsel) memusnahkan sebanyak 46 juta butir obat keras golongan G dengan berbagai jenis. Obat keras itu merupakan hasil penggerebekan gudang di Jalan Raya Bogor, kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews