Andra Soni Dorong Pengusaha Muda Manfaatkan Peluang dari Program MBG
Kamis, 7 Mei 2026 | 16:16
Gubernur Banten Andra Soni mendorong para pengusaha muda untuk menangkap peluang besar dari program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
TANGERANGNEWS.com- Persita harus puas usai dibantai oleh PSIS Semarang dengan skor telak 4-0 di Stadion Jatidiri, Semarang.
Laga pekan ke-19 lanjutan BRI musim 2023/2023 ini berlangsung pada Kamis, 09 November 2023, sore.
Dalam pertandingan tersebut, Persita sempat memperoleh peluang lewat tendangan usaha Sirvi Arvani yang mampu dihalau penjaga gawang PSIS, Adhi Satryo.
Tak lama kemudian, Laskar Mahesa Jenar membuka keunggulan lewat tandukan Tri Setiawan pada menit ke-26.
Jelang menutup babak pertama, bek PSIS asal Brasil Lucao mendaratkan satu tendangan bebas keras yang menembus pertahanan Aditya Harlan. Skor 2-0 diamankan oleh PSIS di babak pertama.
Tak tinggal diam, pelatih Persita Divaldo Alves menerjunkan Jack Brown dan Rendy Juliansyah untuk menggantikan Sirvi Arvani dan Hanis Sagara di babak kedua.
Pemain baru Cakra Yudha juga diberikan kesempatan tampil di pertengahan babak kedua.
Kendati demikian, PSIS Semarang justru kembali memperjauh keunggulan dengan tendangan bebas dari Setiawan dan Fredyan Wahyu.
Hingga akhir pertandingan, skor bertahan 4-0 atas kemenangan telak PSIS Semarang.
Saat ini, Persita masih tertahan di di posisi ke-15 klasemen sementara dengan 19 poin. Kondisi ini menyebabkan Pendekar Cisadane semakin mendekati zona degradasi.
Pada laga selanjutnya Persita akan menjamu Rans Nusantara pada Kamis, 23 November 2023, setelah jeda internasional berlangsung.
Gubernur Banten Andra Soni mendorong para pengusaha muda untuk menangkap peluang besar dari program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
TODAY TAGMantan Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany baru saja dinobatkan sebagai Outstanding Influential Woman Leader in Regional Development dalam ajang bergengsi CNN Indonesia Leading Women Awards 2026.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews