Connect With Us

Klasemen Sementara Olimpiade Paris 2024 untuk Asia Tenggara: Filipina Pimpin, Indonesia Masih Nihil

Fahrul Dwi Putra | Minggu, 4 Agustus 2024 | 11:15

Atlet Filipina Carlos Yulo meraih medali emas cabang gimnastik Olimpiade Paris 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Hingga Minggu, 4 Agustus 2024, pagi, Filipina memimpin klasemen perolehan medali untuk negara-negara Asia Tenggara dalam Olimpiade Paris 2024.

Filipina menjadi negara Asia Tenggara pertama yang berhasil meraih medali di Olimpiade Paris 2024, dengan meraih medali emas dalam cabang gimnastik.

Medali emas tersebut diraih oleh pesenam putra Carlos Edriel Yulo dalam nomor floor exercise putra pada Sabtu, 3 Agustus 2024, di Brecy Arena. 

Dilansir dari CNN Indonesia, Yulo mengalahkan Artem Dolgopyat dari Israel yang meraih perak dan Jake Jarman dari Inggris yang mendapatkan perunggu.

Hingga pukul 09:00 WIB, Filipina berada di peringkat ke-32 dalam klasemen medali Olimpiade Paris 2024, di bawah Argentina, Dominika, Ekuador, Saint Lucia, dan Norwegia yang juga meraih satu medali emas.

Sementara, negara-negara ASEAN lainnya belum meraih medali di Olimpiade Paris 2024. Namun, peluang masih terbuka bagi Indonesia, Malaysia, dan Thailand.

Dalam cabang bulu tangkis, Thailand dan Malaysia akan bertarung di babak semifinal tunggal putra antara Kunlavut Vitidsarn dan Lee Zii Jia. Pemenang laga ini setidaknya akan membawa pulang medali perak.

Tim Indonesia juga berusaha meraih medali pertama, dengan peluang besar dari Gregoria Mariska Tunjung yang akan bertanding di semifinal tunggal putri melawan An Se Yong dari Korea Selatan.

Malaysia juga memiliki kesempatan meraih medali dari nomor ganda putra jika pasangan Aaron Chia/Soh Wooi Yik dapat mengalahkan Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen dalam perebutan medali perunggu.

Berikut klasemen sementara medali Olimpiade Paris 2024 untuk negara-negara ASEAN:

1. Filipina: 1 emas

2. Brunei: 0 medali

3. Indonesia: 0 medali

4. Kamboja: 0 medali

5. Laos: 0 medali

6. Malaysia: 0 medali

7. Myanmar: 0 medali

8. Singapura: 0 medali

9. Thailand: 0 medali

10. Timor Leste: 0 medali

11. Vietnam: 0 medali

WISATA
Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Selasa, 12 Mei 2026 | 15:52

Kawasan Pondok Ranji, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini punya ikon baru. Alun-alun Pondok Ranji bertransformasi menjadi ruang publik yang modern, inklusif, dan ramah keluarga.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

BANTEN
Awal Zulhijah 1447 H Dipantau di 88 Titik, Pantai Anyer Jadi Lokasi Rukyatul Hilal di Banten

Awal Zulhijah 1447 H Dipantau di 88 Titik, Pantai Anyer Jadi Lokasi Rukyatul Hilal di Banten

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:08

Kementerian Agama RI akan melakukan pemantauan hilal awal Zulhijah 1447 Hijriah di 88 titik yang tersebar di seluruh Indonesia pada 17 Mei 2026.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill