9 Ribu Jemaah Haji Banten Bisa Langsung Berangkat Lewat Asrama Haji Cipondoh pada 2026
Selasa, 3 Maret 2026 | 23:17
Kabar gembira bagi warga Banten! Mulai tahun 2026, perjalanan menuju Tanah Suci bakal jauh lebih ringkas.
TANGERANGNEWS.com- Tim nasional (Timnas) U-23 Indonesia harus mengakui keunggulan 0-2 dari Uzbekistan pada laga semifinal Piala Asia U-23 2024 di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, Qatar, Senin, 29 April 2024.
Dengan hasil ini, Garuda Muda dipastikan gagal melaju ke babak final. Namun, masih ada peluang untuk lolos ke Olimpiade Paris 2024 jika meraih kemenangan pada laga perebutan tempat ketiga melawan Irak yang baru saja ditumbangkan Jepang.
Pada laga melawan Uzbekistan, skuad Garuda Muda bermain menyerang sejak awal dan mencoba mengandalkan serangan balik cepat untuk keluar dari tekanan. Meskipun begitu, skor imbang 0-0 bertahan hingga babak pertama berakhir.
Di babak kedua, Indonesia sempat menembus pertahanan Uzbekistan dan bahkan mencetak gol melalui Muhammad Ferarri pada menit 60.
Namun, gol tersebut dianulir setelah wasit menggunakan VAR dan menemukan bahwa pemain Indonesia, Ramadhan Sananta, berada dalam posisi offside sebelum gol tercipta.
Setelahnya, Uzbekistan mulai mendapatkan momentum dan berhasil mencetak dua gol. Gol pertama dicetak oleh Khusain Norchaev pada menit 68 setelah menerima umpan dari Muhammadkodir Hamraliev.
Gol kedua terjadi setelah Pratama Arhan melakukan kesalahan dalam menghalau bola dan malah membuat gol bunuh diri.
Meskipun mencoba keras, Indonesia tidak mampu membalas gol-gol Uzbekistan. Bahkan, justru kehilangan kapten tim, Rizky Ridho, yang mendapatkan kartu kuning di menit 82, sehingga semakin mempersulit situasi tim.
Dengan hasil akhir 0-2 untuk Uzbekistan, Indonesia akan melanjutkan perjuangannya di laga perebutan tempat ketiga untuk meraih tiket otomatis ke Olimpiade Paris 2024.
Kabar gembira bagi warga Banten! Mulai tahun 2026, perjalanan menuju Tanah Suci bakal jauh lebih ringkas.
TODAY TAGKetegangan di Timur Tengah kembali memasuki fase paling berbahaya ketika serangan udara terkoordinasi yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel diarahkan ke target strategis di Iran.
Dinas Kesehatan (Dinas) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan monitoring dan pengawasan terhadap keamanan pangan hidangan buka puasa atau takjil di sejumlah titik strategis di Kota Tangsel.
Kasus campak di Kota Tangerang mengalami peningkatan sejak akhir 2025 hingga awal 2026. Tren kenaikan tersebut terpantau cukup signifikan dan masih fluktuatif setiap minggunya, dengan jumlah kasus mencapai ratusan setiap bulan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews