Polisi Berharap Ada yang mengenali Pelaku Begal Pondok Aren
Dibaca : 2404
TANGERANG-Kapolsek Pondok Aren, Kota Tangsel Kompol Bachtiar Alponso mengatakan, sampai dengan sementara ini belum ada titik terang siapa pelaku begal di wilayahnya yang menjadi amukan massa hingga dibakar.
“Karena badan atau mukanya (pelaku yang tewas) sudah tidak jelas. Karena dihakimi massa. Siapa tahu warga ada yang mengenali pelaku lain. Siapa tahu diantara empat pelaku itu ada yang mengenali, salah satunya,” ujarnya.
Sambil memonitor, kata dia, siapa tahu dari pihak saudara, bisa dimintai keterangan. “Dengan siapa pelaku saat itu (malam kejadian),” ujarnya.
Sementara itu, berdasarkan pemantauan jasad pelaku di RSUD Kabupaten Tangerang, tubuh pelaku dipenuhi dengan tato. Baik badan dan tangan. Namun ciri paling terlihat jelas adanya tato ditangan sebelah kiri bertuliskan GBR.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menghimbau pentingnya perubahan pola hubungan industrial di tengah perkembangan teknologi, otomasi, dan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang terus memengaruhi dunia kerja.
Pemerintah memastikan rencana kegiatan belajar mengajar secara online atau daring bagi siswa sekolah yang sempat diwacanakan mulai April 2026 resmi dibatalkan.
Penemuan kotak misterius berbahan styrofoam di Perumahan Elok, Kelurahan Kutajaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang menggegerkan warga sekitar, pada Jumat 03 April 2026 pukul 06.30 pagi.
Masyarakat sudah bisa mencairkan saldo GoPay menjadi uang tunai melalui ATM Bank Rakyat Indonesia (BRI). Layanan ini hadir sebagai bagian dari kolaborasi BRI dengan ekosistem pembayaran digital untuk memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat.
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""