Putra Bocah Penjual Cilok Belum Lancar Membaca
Rabu, 13 Februari 2019 | 19:29
TANGERANGNEWS.com-Muhamad Saputra, 12, anak SD yang harus berjualan cilok untuk menghidupi kedua adiknya belum lancar membaca dan menulis. Hal ini karena sebagian besar waktunya tersita untuk berdagang.

