Connect With Us

Rute Trans Anggrek di Tangsel Rawan Benturan

Keating | Kamis, 18 Desember 2014 | 18:58

Sosialisai Trans Anggrek (Keating / TangerangNews)

TANGSEL-Awal tahun 2015 nanti Pemerintah Kota Tangerang Selatan akan meluncurkan moda transpotasi massal yang diberi nama Trans Anggrek Circle Line. Hal  itu dikatakan Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kota Tangsel Sukanta, Kamis (18/12) siang.
 
"Pada awal tahun depan Saya berharap Trans Anggrek Circle Line sudah bisa di operasikan. Untuk tahap awal kami sudah berkoordinasi dengan teman-teman dari Organda Tangsel serta dari Solidaritas Masyarakat Kota Tangsel (SMART) untuk rute yang di lalui," paparnya.
 
Terkait permasalahan dengan angkutan umum yang lain, pihak Dishubkominfo sudah mulai untuk bersosialisasi para sopir angkot .
 
Sementara itu, untuk jarak waktu berangkat antar bus, Sukanta menjanjikan maksimal 15 menit antara bus dengan yang lainnya. Hal ini untuk mempersingkat waktu penumpang agar tak menunggu terlalu lama.
 
"Kami akan menguji coba untuk di koridor dua,  trayeknya dari terminal Pondok Cabe ke Stasiun Rawa Buntu. Pada tahap awal nanti ada 15 armada bus, dan 10 bus bantuan dari Kementrian Perhubungan sedangkan sisanya dari APBD kota Tangsel," ujarnya.
 
Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Tangsel Yusro Siregar mengatakan, mayoritas jalur angkutan umum akan termakan oleh Trans Anggrek Circle Line.
 
"Kita berharap Trans Anggrek ini tidak menyerobot trayek angkot yang sudah ada. Kalau bisa rute Trans Anggrek ini harus melewati jalur perumahan serta jalur yang belum di lewati oleh angkot," imbuhnya.
 
Yusro menambahkan, untuk saat ini pihaknya beserta Dishubkominfo Kota Tangsel sedang berupaya untuk mencari solusi agar Trans Anggrek serta angkutan umum lainnya bisa sejalan.  "Mudah-mudahan ditemukan jalan tengahnya," tutupnya.
AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

BANTEN
 Ombudsman Banten Soroti Fenomena Warga Kerap Viralkan Masalah Pelayanan Publik di Medsos

Ombudsman Banten Soroti Fenomena Warga Kerap Viralkan Masalah Pelayanan Publik di Medsos

Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:46

Fenomena masyarakat yang lebih memilih mengadukan keluhan pelayanan publik melalui media sosial (medsos) hingga viral mendapatkan sorotan serius dari Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Banten.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill