Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan
Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
TANGERANG-Kebakaran hebat menghanguskan empat ruko yang di jadikan gudang di Pergudangan Multiguna, Serpong, Kota Tangsel, Rabu (4/3). Dalam kebakaran yang berlangsung sekitar empat jam itu, dua orang yang berada di lantai dua ditemukan tewas.
Menurut saksi mata, api pertama kali berasal dari dari gudang cat yang berisi bahan kimia. Kemudian merambat ke ruko lainnya. Petugas pemadam kebakaran Kota Tangsel yang kesulitan terpaksa dibantu petugas pemadam dari Kota Tangerang. Sebab, di sekitar lokasi tidak terdapat saluran hidran air. Adapun dua orang korban tersebut adalah Cencen pemilik gudang dan Winda sekretaris gudang cat.
Saat ditemukan jasad keduanya sedang berpelukan. “Api berasal dari lantai dua, setelah itu saya mengevakuasi mobil saya. Api dengan cepat merambat ke gudang ruko yang ada disebelahnya,“ ujar Musidi saksi mata.
Sementara itu, menurut keterangan petugas pemadam kebakaran Kota Tangsel, Widada AP, pihaknya memang cukup kesulitan memadamkan api karena di lokasi tidak tersedia hindran. “Karenanya meski kita sudah menurunkan 10 unit mobil tetap tidak cukup. Dari Kota Tangerang kita dibantu empat unit,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
TODAY TAGSejumlah wilayah di Tangerang Raya akan mengalami pemadaman listrik bergilir pada Jumat, 19 Juni 2026. PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cikokol, Serpong, Teluknaga, dan Cikupa, mengumumkan penerapan manajemen beban sementara
Menyambut momentum Piala Dunia 2026, Telkomsel bersama TVRI menghadirkan ‘Bola Gembira MAXStream TV’ sebagai solusi agar masyarakat Indonesia di berbagai wilayah, tetap dapat menikmati setiap pertandingan secara lebih fleksibel.
Pengamat Ekonomi Energi Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi meminta pemerintah memberikan penjelasan secara terbuka terkait penyebab sebenarnya pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah daerah.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews