Connect With Us

Sindir Status Airin, Ivan: Bukan saya saja yang diuntungkan

Denny Bagus Irawan | Senin, 6 April 2015 | 14:49

Ivan Ajie Purwanto & AH Jansen Tambunan, Ketua DPC Partai Demokrat Kota Tangsel. (Dira Derby / TangerangNews)


TANGSEL-Saat mengambil formulir ke DPC Demokrat Kota Tangsel untuk mendaftar menjadi wali kota dan wakil wali Kota Tangsel, Ivan Ajie Purwanto menyatakan terdorong maju karena dirinya pada Pilkada lima tahun lalu,  bertindak sebagai  ketua tim sukses Airin Rachmi Diany. 

Namun, Ivan mengaku tidak gentar jika Pilkada kali ini harus berlawanan dengan Airin. Bahkan Ivan menyinggung soal proses hukum yang sedang dihadapi Wali Kota  Airin.

"Incumbent saat ini saya tidak menutup mata, cukup bagus lah. Namun, segelintir saja yang merasakan. Kita lihat saja, sedikit proses hukum ke depan. Kalau secara konsep secara aplikasi, dia sudah maksimal. Namun, karena ada beberapa problem akan jadi batu sandungan," kata Ivan.

Saat ditanya apakah dirinya berharap Airin tersandung hukum, dan menjadi tersangka? Ivan menjelaskan.

"Terlepas tersangka atau tidak, itu tidak menjadi hambatan dari saya. Saya akan ukur diri saya sendiri dari konsultan politik saya. Saya tidak melihat apakah lawan saya incumbent, saya maju karena survei. Saya kira kalau Ibu Airin tersangka, bukan saya saja yang merasa diuntungkan, yang lain juga."

Lalu saat wartawan ditanya jika digandeng Airin apakah dirinya mau menerima. "Saya rasa kecil kemungkinan," tuturnya.

Ivan juga dicecar wartawan soal taglinenya yang terkesan terpaksa, yakni "Siap Dah!".

"Biar lebih kena dan gampang diingat saja. Bukan contek dari sebelah ya. Sebenarnya jargon atau tagline kita Tangsel untuk semua, artinya. Jangan dinikmati segelintir saja," ujarnya.

Ivan juga mengaku, karena Partai Demokrat hanya memiliki tiga kursi di Tangsel, dirinya berencana juga untuk mendaftar ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

"Saya dapat informasi, Kasih PPP sudah membuka juga, saya barusan sudah telp. Saya cari informasi. Insya Alloh saya juga akan mendaftar ke PPP dan PAN," tuturnya seraya mengaku belum membentuk tim sukses.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

AYO! TANGERANG CERDAS
PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

Jumat, 5 Juni 2026 | 13:45

Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill