Connect With Us

ICW Juga Yakin Proyek di Tangerang Selatan telah diatur

Denny Bagus Irawan | Jumat, 5 Juni 2015 | 18:39

Dukung pemeberantasan Korupsi Simpul Tangerang Raya Perempuan Indonesia Antikorupsi (PIA) mengadakan aksi selfie untuk Presiden Jokowi sebagai pertanda aksi solidaritas antikorupsi kepada KPK. (Agung Ceria / TangerangNews)


TANGSEL-Aktivis Indonesian Corruption Watch ( ICW) Ade Irawan berpendapat, tantangan terbesar wilayah Tangerang Selatan (Tangsel)  adalah persoalan korupsi. Wilayah yang saat ini dipimpin Wali Kota Airin Rachmi Diany ini tak akan maju jika praktik korupsi masih menjamur di Tangsel.

"Tantangan ke depan Tangsel adalah melawan korupsi, pengadaan-pengadaan, yang menang itu-itu saja, ternyata big bosnya juga itu-itu saja," kata Ade .

Menurut Ade, praktik korupsi di Tangerang Selatan amat kental terlihat. Salah satu contohnya saja, sebelum APBD Kota Tangsel diketok, pengerjaan proyek sudah ditunjuk pengerjaannya oleh suatu perusahaan.

Bahkan, kata dia, ada perusahaan yang sudah di-blacklist dari pemerintah pusat, tetapi di Tangsel masih bisa memenangkan proyek dan mengerjakannya. Ade tidak menjelaskan secara detail perusahaan yang dia maksud.

"Jauh sebelum APBD diketok, pemenangnya sudah ditentukan. Kan aneh," tegasnya.


Lebih lanjut, Ade menambahkan, dalam temuan ICW, aliran-aliran praktik korupsi juga melibatkan DPRD setempat. Oleh karena itu, ke depannya Tangsel harus dipimpin oleh walikota yang bersih dan berani memperbaiki birokrasi.

"Kalau pemimpinnya kuat dan orang besar, bisa mengatur itu. Jadi tantangannya sangat berat. Untuk membenahi Tangsel dibutuhkan orang yang bersih dan berani. Agar tak dimakan birokrasi," tutupnya.

KOTA TANGERANG
Potensi Parkir Liar Miliaran Rupiah, Komisi III DPRD Minta PT TNG Ambil Alih

Potensi Parkir Liar Miliaran Rupiah, Komisi III DPRD Minta PT TNG Ambil Alih

Minggu, 14 Juni 2026 | 15:49

Maraknya parkir liar yang masih menjamur di berbagai titik Kota Tangerang dinilai menjadi penyebab bocornya potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) miliaran rupiah.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

BANTEN
Dua Truk Ekspedisi Kepergok Angkut 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Pelabuhan Merak, Nilainya Rp12,6 Miliar

Dua Truk Ekspedisi Kepergok Angkut 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Pelabuhan Merak, Nilainya Rp12,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 21:30

Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Banten bersama Bea Cukai Merak menggagalkan upaya peredaran 8.262.000 batang rokok ilegal bernilai miliaran rupiah di kawasan Pelabuhan Penyeberangan Merak-Bakauheni, Kamis 11 Juni 2026.

OPINI
Merindukan Rumah di Bawah Naungan Syariah

Merindukan Rumah di Bawah Naungan Syariah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:20

Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill