Connect With Us

100 Motor Trail Dishub untuk Kendalikan Macet di Tangsel

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 25 Oktober 2015 | 16:25

Benyamin Davnie (Dira Derby / Tangerangnews)

 

TANGERANG SELATAN-Untuk mencegah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) semakin macet, Pemkot Tangsel telah mempersiapkan 100 personel petugas Dinas Perhubungan (Dishub) untuk berada di sejumlah titik kemacetan yang ada tersebut.

“ Upaya kita dalam jangka pendek untuk menyelesaikan persoalan kemacetan salah satunya adalah dengan menerjunkan 100 orang personel lengkap menggunakan sepeda motor trail,” terang Benyamin Davnie Wakil Wali Kota Tangsel, Minggu (25/10/2015).

Perluasan jalan juga diperlukan, karenanya setelah  Jalan Ciater, pihaknya akan meneruskan perluasan Jalan Serua, Ciputat.  Jalan di Kota Tangsel memang diakuinya masih memerlukan perluasan atau pelebaran.

“Bahkan juga memang ada PKL yang membuat sempit, tetapi kalau pun kita tertibkan PKL itu bukan soal bagaimana menangani macet di Tangsel, tetapi itu memang kewajiban kami menertibkan PKL,” terang Benyamin.

 
WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill