Connect With Us

Sering dijebol, Operator Tol Tangerang-Merak Buat Rangkap Pagar

Denny Bagus Irawan | Minggu, 18 Oktober 2015 | 11:08

Tol Tangerang (Dira Derby / Tangerangnews)

 

TANGERANG-PT Marga Mandalasakti (MMS) selaku perusahaan pengusaha jalan Tol Tangerang-Merak membangun pagar ganda (double fence), hal itu dilakukan guna mencegah warga sekitar yang kerap menjebol pagar untuk masuk ke dalam jalan bebas hambatan itu.

 

Direktur Teknik dan Operasional PT MMS Sunarto Sastrowiyoto menegaskan, hingga tahun ini MMS sudah membangun double fence sepanjang 75.419 meter arah Merak dan 75.568 meter arah Jakarta.

“Kami terus berupaya untuk terus menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan. Kami lakukan berupa sosialisasi, persuasif dan edukasi kepada berbagai pihak,” terangnya, Minggu (18/10/2015).Sunarto

PT MMS juga, kata Sunarto, telah melakukan koordinasi dengan Polda Banten  guna mengantisipasi pelanggaran-pelanggaran lalu lintas di Jalan Tol Tangerang-Meraksejak Jumat (16/10) lalu.

“Kami foku pada pelanggaran natupang, atau menaik turun kan penumpang di bahu jalan tol,” tuturnya.  

Dia juga menyampaikan, Peraturan Pemerintah Nomor 15 tahun 2005 tentang jalan tol padahal udah jelas, bahwa jalan tol tidak digunakan untuk berhenti. Jalan tol juga tidak digunakan untuk keperluan menaikkan dan menurunkan penumpang dan atau barang serta hewan.

KAB. TANGERANG
Amud Dorong Kolaborasi Atasi Sampah Liar di Kabupaten Tangerang

Amud Dorong Kolaborasi Atasi Sampah Liar di Kabupaten Tangerang

Minggu, 4 Oktober 2026 | 14:27

Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Muhammad Amud mendorong pemerintah daerah memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dan sektor swasta untuk mengatasi persoalan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan.

HIBURAN
Hari Batik Nasional, VIVERE Hotel Gading Serpong Ajak Tamu Belajar Membatik

Hari Batik Nasional, VIVERE Hotel Gading Serpong Ajak Tamu Belajar Membatik

Jumat, 2 Oktober 2026 | 20:53

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated Gading Serpong memperingati Hari Batik Nasional dengan menggelar “Rona Nusantara”, Jumat 2 Oktober 2026.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill