Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam
Kamis, 23 April 2026 | 14:04
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TANGERANGNEWS.com- Pemkot Tangsel berencana Layanan light rail transit (LRT) dari Rawa Buntu di Serpong, Tangsel hingga Batu Ceper, Kota Tangerang nantinya akan terkoneksi dengan layanan kereta Bandara Soekarno-Hatta.
"Jadi dalam rencana detail kita, penumpang LRT dari Tangsel nanti dapat melanjutkan perjalanan ke Bandara Soekarno-Hatta naik kereta, jadi enggak usah bawa kendaraan pribadi lagi," ujar Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan, Aplahunnajat, Kamis (7/9/2017). BACA JUGA : Kereta Bandara Soetta Ditargetkan Uji Coba November, Beroperasi 2018
Disebutkan Aplah, penumpang LRT yang turun di Batu Ceper nantinya dapat melanjutkan perjalanannya melalui kereta bandara. “Hingga kini proyek tersebut masih dalam tahap penentuan trase, kami sedang menggandeng pihak swasta untuk mengerjakan proyek ini. Kenapa dengan swasta, karena anggaran Pemda belum ada untuk membangun LRT,”terangnya.
"Anggaran dari pemerintah daerah untuk pembangunan LRT. vendor-vendor yang merupakan bagian dari perjanjian kerja sama," tutur Aplah. BACA JUGA : Kereta Bandara Soekarno-Hatta Mundur Beroperasi hingga September 2017
PT Kereta Api Indonesia menargetkan, layanan kereta bandara sudah mulai dioperasikan awal tahun 2018 mendatang. Sedangkan pengerjaan pembangunan LRT Rawa Buntu-Baru Ceper diperkirakan baru bisa dimulai pada tahun 2019.(DBI)
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah penanganan menyeluruh untuk mengatasi persoalan banjir di Kawasan Melati Mas, Kecamatan Serpong Utara.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten segera membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SMA, SMK, dan sekolah khusus (SKh) Negeri Tahun Ajaran 2026/2027.
Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews