Connect With Us

LRT Serpong Terhubung dengan KA Bandara

Dena Perdana | Kamis, 7 September 2017 | 12:00

Ilustrasi LRT (Istimewa / TangerangNews)

TANGERANGNEWS.com- Pemkot Tangsel berencana Layanan light rail transit (LRT) dari Rawa Buntu di Serpong, Tangsel hingga Batu Ceper, Kota Tangerang nantinya akan terkoneksi dengan layanan kereta Bandara Soekarno-Hatta.

"Jadi dalam rencana detail kita, penumpang LRT dari Tangsel nanti dapat melanjutkan perjalanan ke Bandara Soekarno-Hatta naik kereta, jadi enggak usah bawa kendaraan pribadi lagi," ujar  Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan, Aplahunnajat, Kamis (7/9/2017). BACA JUGA : Kereta Bandara Soetta Ditargetkan Uji Coba November, Beroperasi 2018

Disebutkan Aplah, penumpang LRT yang turun di Batu Ceper nantinya dapat melanjutkan perjalanannya melalui  kereta bandara. “Hingga kini proyek tersebut masih dalam tahap penentuan trase, kami sedang menggandeng pihak swasta untuk mengerjakan proyek ini. Kenapa dengan swasta, karena anggaran Pemda belum ada untuk membangun LRT,”terangnya.

"Anggaran dari pemerintah daerah untuk pembangunan LRT. vendor-vendor yang merupakan bagian dari perjanjian kerja sama," tutur Aplah. BACA JUGA : Kereta Bandara Soekarno-Hatta Mundur Beroperasi hingga September 2017

PT Kereta Api Indonesia menargetkan, layanan kereta bandara sudah mulai dioperasikan awal tahun 2018 mendatang. Sedangkan pengerjaan pembangunan LRT Rawa Buntu-Baru Ceper diperkirakan baru bisa dimulai pada tahun 2019.(DBI)

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

BANTEN
Pemprov Banten Dorong Elektrifikasi KRL Rangkasbitung–Merak, Investasi Capai Rp1,29 Triliun

Pemprov Banten Dorong Elektrifikasi KRL Rangkasbitung–Merak, Investasi Capai Rp1,29 Triliun

Sabtu, 3 Oktober 2026 | 23:06

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mematangkan rencana percepatan elektrifikasi dan pembangunan jalur ganda (double track) kereta api relasi Rangkasbitung–Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill