Bisa Beri Makan Hewan, Intip Keseruan Wahana OMD FARM di Mal Ciputra Tangerang
Senin, 2 November 2026 | 16:58
Mal Ciputra Tangerang menghadirkan pilihan rekreasi dan wahana edukasi yang berbeda bagi keluarga, yakni Old MacDonald’s Farm (OMD FARM).
TANGERANGNEWS.com-Dua moda transportasi yang menjadi sarana pendukung Bandara Soekarno-Hatta, kereta bandara dan kereta tanpa awak atau automated people mover system (APMS) Juli 2017 ditargetkan akan beroperasi.
Hal itu dikatakan Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin, Rabu (17/5/2017) siang.
"Kami menargetkan kereta tanpa awak ini akan mulai dioperasikan pada Juli 2017," ujar Awal.
Untuk diketahui, kereta bandara terintegrasi dengan rute KRL commuter line Jabodetabek. Sedangkan APMS untuk perpindahan calon penumpang antar-terminal di area bandara.
"Untuk target operasional kereta bandara sendiri akan disamakan dengan operasional kereta tanpa awak. Sehingga, calon penumpang kelak dari luar bandara bisa memanfaatkan layanan kereta bandara dan menggunakan kereta tanpa awak untuk ke terminal tujuannya," terangnya.
Awal menyatakan, saat ini progres pembangunan stasiun kereta bandara sudah hampir 100 persen tuntas. "Sementara Railink (anak usaha PT KAI) akan bertindak sebagai operator kereta bandara," tutur Awal.
Sampai saat ini, moda transportasi dari dan menuju Bandara Soekarno-Hatta menggunakan bus Damri, taksi, kendaraan sewa, ojek, hingga kendaraan pribadi. Perpindahan calon penumpang dari terminal satu ke terminal lain juga masih menggunakan shuttle bus gratis.
Mal Ciputra Tangerang menghadirkan pilihan rekreasi dan wahana edukasi yang berbeda bagi keluarga, yakni Old MacDonald’s Farm (OMD FARM).
TODAY TAGEmpat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.
TANGERANGNWS.com-Berkenalan dengan seorang wanita melalui media sosial Instagram justru berujung petaka bagi seorang mahasiswa di Kota Tangerang.
Puluhan pelatih cabang olahraga (Cabor) panahan berkuda atau horseback archery yang berasal dari 38 Provinsi di Indonesia mendapatkan training camp dari pelatih kepala Némethy Horseback Archery Academy di Hungaria, Christoph Némethy.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews